Tim DVI Polda Kalsel Identifikasi 10 Korban Kapal Virgo Transport 8

Indonesiaku.co – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan kembali menyelesaikan proses identifikasi korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8. Sebanyak 10 jenazah berhasil diketahui identitasnya pada Rabu (30/9) malam.

Identifikasi dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin. Kesepuluh korban yang berhasil diidentifikasi terdiri dari delapan laki-laki dan dua perempuan.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Nur Khamid menyampaikan bahwa proses pencocokan terhadap 10 jasad tersebut telah selesai dilakukan oleh tim DVI. Setelah melalui tahapan pemeriksaan dan pencocokan data, identitas korban akhirnya dapat diketahui.

Menurut Nur Khamid, proses identifikasi dilakukan dengan mencocokkan berbagai data yang berkaitan dengan korban. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari upaya untuk memastikan identitas jenazah secara tepat.

Baca Juga:  Ada Marathon Jakarta, 13 Rute Transjakarta Dialihkan dan Sejumlah Layanan Beroperasi Terbatas

Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol dr Much Sofwan menjelaskan bahwa delapan korban laki-laki yang telah teridentifikasi berasal dari sejumlah daerah di Indonesia. Mereka adalah Mohamat Sholeh dari Grobogan, Jawa Tengah; Gondham Prakoso dari Jombang, Jawa Timur; Nasib dari Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara; dan Doddy Soemarno dari Ngawi, Jawa Timur.

Empat korban laki-laki lainnya adalah Jevon Joechelin Jotham asal Karanganyar, Jawa Tengah, Aman Rahmandana asal Oku Timur, Sumatera Selatan, Yudhiarisandi asal Surabaya, Jawa Timur, serta Danang Heriyanto asal Boyolali, Jawa Tengah.

Dua korban perempuan yang berhasil diidentifikasi masing-masing bernama Sutila dan Erna. Sutila diketahui berasal dari Sumenep, Jawa Timur, sedangkan Erna berasal dari Tapin, Kalimantan Selatan.

Baca Juga:  Keluarga Akhirnya Bisa Memakamkan Taruno, Adiknya Masih Dicari Usai Kecelakaan KMP Virgo

Dalam menjalankan tugasnya, tim DVI menggunakan beberapa jenis data untuk memastikan identitas korban. Pemeriksaan data primer dilakukan melalui gigi, sedangkan data sekunder mencakup ciri medis dan properti yang masih melekat pada tubuh korban.

Penggunaan data primer dan sekunder tersebut menjadi bagian dari tahapan pencocokan identitas. Data yang ditemukan dari jenazah kemudian dibandingkan dengan data yang tersedia untuk memastikan kesesuaiannya.

Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin sampai saat ini telah menerima 74 jenazah korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8. Dari keseluruhan jumlah tersebut, 51 korban telah berhasil diidentifikasi.

Sementara itu, sebanyak 23 jenazah masih belum teridentifikasi. Tim ahli masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap jenazah-jenazah tersebut.

Baca Juga:  Evakuasi Korban Virgo Transport 8 Terkendala Kondisi Kapal Labil, Penyelam Pilih Ambil dari Bagian Luar

Dengan berhasilnya identifikasi terhadap 10 korban pada Rabu malam, jumlah jenazah yang telah diketahui identitasnya mencapai 51 orang. Proses identifikasi terhadap korban lainnya tetap dilanjutkan oleh tim terkait.

Tahapan identifikasi dilakukan dengan mengandalkan pemeriksaan yang tersedia pada masing-masing jenazah. Data gigi, ciri medis, dan properti korban menjadi bagian dari informasi yang digunakan dalam proses tersebut.

Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin menjadi lokasi penerimaan dan pemeriksaan jenazah korban. Sementara tim DVI Polda Kalimantan Selatan terus melakukan pencocokan data untuk memastikan identitas korban yang masih dalam proses pemeriksaan.***

Add a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *