Kebakaran Bromo Kembali Terjadi, Luas Lahan Terbakar Masih Belum Diketahui

Indonesiaku.co – Kebakaran kembali melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Kobaran api dilaporkan muncul di area sabana Blok Pengol, Gunung Bromo, yang berada tidak jauh dari kawasan populer Bukit Teletubbies.

Api mulai terlihat pada Kamis (10/9) sore sekitar pukul 16.10 WIB. Sejak kemunculan kobaran api tersebut, kondisi kebakaran menjadi perhatian karena lokasinya berada di kawasan wisata alam yang banyak dikunjungi wisatawan.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak TNBTS maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengenai luas area hutan dan lahan yang terbakar. Belum tersedianya data luasan membuat skala kebakaran masih belum dapat dipastikan.

Informasi mengenai kebakaran ini juga mendapat perhatian dari BPBD Kabupaten Pasuruan. Instansi tersebut terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan api untuk memastikan kobaran tidak merembet ke wilayah Pasuruan.

Baca Juga:  Damkar Kerahkan Sembilan Personel dan Kapal Satria Biro 07 untuk Padamkan Gudang Terbakar di Pulau Panggang

“Kebakaran belum padam. Tapi tidak sampai walah Pasuruan,” kata Sugeng.

Meski belum merembet ke wilayah Pasuruan, BPBD tetap melakukan antisipasi agar api tidak meluas. Pemantauan dilakukan untuk mengetahui kondisi terkini di sekitar lokasi kebakaran dan mengantisipasi kemungkinan perubahan arah kobaran api.

Kebakaran yang terjadi di Blok Pengol juga berdampak terhadap akses wisata Gunung Bromo. Jalur masuk wisata melalui kawasan Jemplang, Malang, ditutup secara total. Penutupan ini dilakukan menyusul kebakaran yang kembali terjadi di kawasan TNBTS.

Jalur Jemplang menjadi salah satu akses wisata yang digunakan untuk menuju kawasan Gunung Bromo. Dengan adanya penutupan total, wisatawan tidak dapat menggunakan jalur tersebut selama kondisi kebakaran masih berlangsung.

Baca Juga:  13 Mobil Damkar Dikerahkan Padamkan Kebakaran Lima Kontrakan di Cakung, Api Berasal dari Dapur

Belum diketahui kapan akses wisata melalui Jemplang akan kembali dibuka. Keputusan tersebut masih menunggu perkembangan kondisi kebakaran dan informasi resmi dari pihak berwenang.

Kawasan Bukit Teletubbies yang berada dekat lokasi kebakaran juga menjadi perhatian karena merupakan salah satu area populer di Gunung Bromo. Kobaran api yang terlihat di sekitar Blok Pengol membuat kondisi kawasan tersebut perlu terus dipantau.

Sementara itu, pihak terkait masih melakukan pemantauan terhadap kebakaran. Informasi mengenai luas lahan terbakar, perkembangan api, serta langkah penanganan selanjutnya belum disampaikan secara resmi.

Masyarakat dan wisatawan diharapkan mengikuti informasi dari TNBTS maupun BPBD agar mengetahui kondisi terbaru kawasan Gunung Bromo. Penutupan jalur Jemplang menjadi bagian dari dampak kebakaran yang saat ini masih berlangsung.

Baca Juga:  Operasi Evakuasi Berakhir, Seluruh Korban Ledakan Terowongan di India Ditemukan Meninggal

Kebakaran di Blok Pengol menunjukkan bahwa kondisi kawasan wisata alam tetap perlu mendapat perhatian, terutama ketika terjadi kebakaran hutan dan lahan. Pemantauan dan antisipasi terus dilakukan agar api tidak meluas ke wilayah sekitarnya.***

Add a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *