Bayi Perempuan Dikubur di Bangunan Kosong Tamansari, Polisi Amankan Dua Orang yang Diduga Orang Tuanya

Indonesiaku.co – Polisi mengamankan pasangan kekasih berinisial R dan E setelah menemukan kasus dugaan penghilangan nyawa bayi perempuan yang kemudian dikuburkan di sebuah bangunan kosong kawasan Kelurahan Keagungan, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat.

Bangunan tersebut berada di wilayah RT 05 RW 02. Kondisinya sudah roboh dan tidak lagi memiliki atap sehingga hanya menyisakan bagian bangunan yang berantakan serta tanah di bagian bawahnya. Di lokasi itulah jasad bayi diduga dikuburkan oleh kedua orang tersebut.

Kapolsek Metro Tamansari Kompol Bobby M. Zulfikar membenarkan adanya pengamanan terhadap dua orang yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut. Polisi mengidentifikasi keduanya dengan inisial R untuk laki-laki dan E untuk perempuan.

Menurut keterangan awal kepolisian, peristiwa bermula ketika bayi perempuan tersebut lahir. Kedua orang yang diduga sebagai orang tua bayi disebut mengalami kepanikan setelah persalinan. Situasi tersebut kemudian berujung pada tindakan yang diduga menyebabkan bayi meninggal dunia.

Baca Juga:  Rumah Febrie Adriansyah Digeledah, Kejagung Amankan Dokumen dalam Penyidikan Kasus TPPU

Bobby menjelaskan, bayi sempat menangis setelah dilahirkan. Dalam kondisi panik, mulut bayi diduga ditutup. Akibat tindakan tersebut, bayi kemudian mengalami kondisi yang menyebabkan pernapasan terhenti hingga akhirnya meninggal.

Setelah mengetahui bayi telah meninggal, pasangan tersebut diduga mencari lokasi untuk menyembunyikan jasadnya. Mereka memilih sebuah bangunan kosong yang telah roboh di kawasan perumahan dekat tempat tinggal mereka.

Kepolisian menyebut jasad bayi tidak langsung diletakkan begitu saja di lokasi tersebut. Bayi perempuan itu terlebih dahulu dibungkus menggunakan selimut. Jasad kemudian dimasukkan ke dalam kardus dan kembali dimasukkan ke dalam karung goni sebelum dikuburkan.

“Ditutup sama selimut, habis itu dikardusin, kemudian dikarung goniin,” kata Bobby.

Baca Juga:  Sugiono Sebut Dugaan Penyadapan Presiden Perlu Diusut Tuntas, Singgung Insurbordinasi

Pemilihan bangunan kosong tersebut diduga berkaitan dengan kondisi lokasi yang sudah tidak digunakan sebagai tempat tinggal. Bangunan itu tidak lagi memiliki atap dan bagian dalamnya dipenuhi tanah serta material yang berserakan sehingga menjadi tempat kedua pelaku menguburkan jasad bayi.

Saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap R dan E di Polsek Tamansari. Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami kronologi secara lengkap, termasuk apa yang terjadi sejak bayi lahir hingga jasadnya dikuburkan.

Kepolisian juga masih mendalami dugaan tindakan yang menyebabkan bayi tersebut meninggal. Informasi mengenai perkara tersebut masih dikembangkan melalui pemeriksaan terhadap kedua orang yang telah diamankan.

Kasus tersebut menjadi perhatian karena korban merupakan bayi perempuan yang baru saja dilahirkan. Polisi masih melanjutkan proses pemeriksaan untuk mengungkap seluruh rangkaian kejadian dan menentukan langkah hukum terhadap R dan E berdasarkan hasil penyelidikan.

Baca Juga:  Api Melanda Hotel Pullman di Jakarta Barat, Gulkarmat Kerahkan 14 Unit Damkar

Hingga kini, kedua pasangan kekasih tersebut masih berada dalam pengamanan Polsek Tamansari dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait kasus tersebut.***

Add a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *