Banjir Bandang Solok, Peralatan Kantor hingga Rumah Warga Terdampak Arus Deras

Indonesiaku.co – Banjir bandang menerjang kawasan sekitar Kompleks Perkantoran Bupati Solok, Arosuka, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, pada Senin (21/9) malam. Derasnya aliran air menyebabkan sejumlah kantor pemerintahan dan rumah warga terdampak.

Bupati Solok Jon Firman Pandu mengatakan beberapa kantor pemerintahan mengalami dampak cukup parah akibat banjir. Kantor yang terdampak antara lain Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Kesehatan, Badan Keuangan Daerah (BKD), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN), serta Bapelitbang.

Kawasan DPRD Kabupaten Solok juga termasuk fasilitas pemerintahan yang terdampak banjir bandang.

“Dinas PUPR, kesehatan, BKD, DPMN, Bapelitbang termasuk DPRD terdampak parah,” kata Jon Firman Pandu di Solok, Selasa.

Menurutnya, banjir terjadi setelah aliran air dalam jumlah besar masuk ke kawasan perkantoran. Air kemudian menggenangi sejumlah ruangan dan fasilitas yang berada di dalam bangunan.

Baca Juga:  Gunung Anak Krakatau Tetap Berstatus Siaga, Aktivitas Tremor dan Asap Kawah Terus Terpantau

Kuatnya arus membuat sejumlah peralatan kantor tidak dapat bertahan di dalam ruangan. Peralatan tersebut terbawa arus hingga keluar dari kantor.

“Umumnya karena airnya. Peralatan kantor terbawa ke luar,” ujarnya.

Banjir juga melanda kawasan permukiman di sekitar Kompleks Perkantoran Bupati Solok. Sejumlah rumah warga dilaporkan terdampak sehingga pemerintah daerah bersama unsur TNI, Polri, dan BPBD melakukan evakuasi.

Evakuasi dilakukan untuk mengurangi risiko terhadap masyarakat yang tinggal di kawasan terdampak. Pemerintah daerah juga menyiapkan posko pengungsian sementara untuk warga yang rumahnya mengalami kerusakan atau terdampak banjir.

“Kami juga tengah menyiapkan posko pengungsian sementara untuk warga yang rumahnya mengalami kerusakan atau terdampak banjir,” ujar Jon.

Baca Juga:  BMKG Sebut Hujan Ringan Masih Berpotensi Terjadi di Sejumlah Daerah, Mamuju Diprediksi Diguyur Hujan Sedang

Sementara itu, proses pendataan masih dilakukan pemerintah daerah. Pendataan mencakup jumlah rumah warga yang terdampak, fasilitas pemerintahan, serta fasilitas lainnya yang mengalami kerusakan atau terdampak aliran banjir.

Tim gabungan juga diterjunkan untuk melakukan pembersihan material yang terbawa arus. Material banjir masuk ke kawasan Kompleks Perkantoran Bupati Solok sehingga perlu segera dibersihkan.

Penanganan dilakukan bersamaan dengan proses evakuasi warga dan pendataan dampak bencana. Pemerintah daerah juga memperhatikan kondisi sejumlah kantor yang memiliki fungsi pelayanan kepada masyarakat.

Banjir bandang tersebut menjadi perhatian karena terjadi di kawasan yang terdapat berbagai fasilitas pemerintahan. Gangguan terhadap sejumlah kantor berpotensi memengaruhi aktivitas pelayanan masyarakat, sehingga penanganan dan pembersihan kawasan menjadi bagian penting dalam proses pemulihan.

Baca Juga:  Bedeng Logistik Proyek Terbakar di Dekat RS PIK, Tujuh Unit Damkar Dikerahkan

Pemerintah Kabupaten Solok mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama mereka yang tinggal di wilayah rawan banjir, longsor, maupun berada di sekitar aliran sungai.

Warga diminta berhati-hati ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Apabila kondisi lingkungan mulai membahayakan, masyarakat diimbau segera berpindah ke tempat yang lebih aman.

Selain melakukan evakuasi secara mandiri apabila diperlukan, warga juga diminta mengikuti arahan petugas yang berada di lapangan. Masyarakat yang menemukan kondisi darurat atau membutuhkan bantuan dapat melaporkannya kepada pemerintah nagari, kecamatan, maupun petugas penanggulangan bencana.

Pemerintah daerah masih melanjutkan penanganan dan pendataan untuk mengetahui secara lebih lengkap dampak banjir bandang terhadap masyarakat dan fasilitas di kawasan tersebut.***

Add a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *