Bedeng Logistik Proyek Terbakar di Dekat RS PIK, Tujuh Unit Damkar Dikerahkan

Indonesiaku.co – Kebakaran terjadi di sebuah bedeng logistik proyek yang berada di Jalan Pantai Indah Utara 3, Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (29/8/2026) siang. Bangunan yang terbakar tersebut berada tidak jauh dari Rumah Sakit Pantai Indah Kapuk (RS PIK).

Peristiwa kebakaran pertama kali dilaporkan masyarakat kepada Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) pada pukul 14.00 WIB. Setelah menerima informasi, petugas langsung mengerahkan unit pemadam terdekat untuk menuju lokasi kejadian.

Petugas dari Pos PIK tiba di lokasi pada pukul 14.11 WIB. Satu menit setelah tiba, petugas langsung memulai proses penanganan untuk mengendalikan kobaran api.

Perwira Piket Gulkarmat Jakarta Utara, Gatot Sulaiman, menyampaikan bahwa tujuh unit pemadam kebakaran dikerahkan dalam penanganan tersebut. Sebanyak 42 personel juga diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api dan mencegah kobaran merambat ke bangunan lain.

Baca Juga:  Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar, Api Masih Berstatus Merah dan Petugas Perkuat Pemadaman

Pengerahan unit dalam jumlah tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi. Bangunan yang terbakar merupakan bedeng logistik proyek, sehingga petugas perlu memastikan api tidak meluas ke lingkungan di sekitarnya.

Kebakaran dapat menjadi lebih sulit dikendalikan apabila api menyebar ke bangunan atau material lain yang berada di dekat lokasi. Karena itu, setelah memperoleh laporan, petugas langsung mengirimkan unit terdekat agar proses penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.

Upaya pemadaman berlangsung selama beberapa menit. Petugas berhasil melokalisir api pada pukul 14.27 WIB. Setelah kobaran api dinyatakan berhasil dikendalikan, status penanganan kemudian ditetapkan pada level kuning atau terkendali.

Meski api sudah tidak lagi meluas, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi. Tahap berikutnya adalah proses pendinginan. Petugas melakukan pendinginan untuk memastikan tidak terdapat titik api atau bara yang masih tersisa di dalam maupun sekitar bangunan.

Baca Juga:  Basarnas Kerahkan Tim SAR Gabungan Cari Korban KM Nurul Salsa yang Karam di Selayar

Pendinginan menjadi bagian penting dalam penanganan kebakaran karena bara yang tertinggal dapat kembali menimbulkan api. Dengan melakukan pemeriksaan dan pendinginan secara menyeluruh, petugas dapat memastikan kondisi lokasi lebih aman setelah kobaran berhasil dilokalisir.

Dalam kejadian tersebut, tidak terdapat laporan mengenai korban jiwa. Gatot memastikan kebakaran tidak menimbulkan korban jiwa.

Sementara itu, penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti. Pihak Gulkarmat menyatakan bahwa dugaan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

Lokasi kebakaran yang berada di kawasan Pantai Indah Kapuk menjadi salah satu perhatian petugas karena terdapat berbagai aktivitas masyarakat dan bangunan di sekitarnya. Kedekatan lokasi dengan RS PIK juga membuat upaya pencegahan penyebaran api menjadi penting.

Penanganan yang cepat dilakukan sejak laporan diterima. Laporan masuk pada pukul 14.00 WIB, sementara petugas tiba 11 menit kemudian dan langsung memulai penanganan.

Baca Juga:  Brimob Kerahkan Dua Kendaraan Water Cannon untuk Penanganan Kebakaran Rumah Makan di Jakarta Timur

Selang sekitar 15 menit setelah proses pemadaman dimulai, api berhasil dilokalisir. Petugas kemudian memastikan kondisi di lokasi tetap terkendali melalui proses pendinginan.

Kebakaran tersebut akhirnya dapat ditangani tanpa menimbulkan korban jiwa. Meski demikian, penyelidikan mengenai penyebab munculnya api masih dilakukan untuk mengetahui bagaimana kebakaran bermula.

Petugas juga memastikan area sekitar tetap aman dan tidak terjadi perambatan api ke bangunan lain. Setelah seluruh titik panas diperiksa dan proses pendinginan dilakukan, penanganan kebakaran dapat dikendalikan.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di kawasan proyek. Material dan perlengkapan logistik yang terdapat di lokasi perlu ditata dan diawasi dengan baik untuk mengurangi risiko terjadinya kebakaran.

Hingga proses penanganan selesai, kondisi kebakaran telah dinyatakan terkendali. Sementara penyebab pasti kejadian masih menunggu hasil penyelidikan pihak terkait.***

Add a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *