Identitas Jenazah yang Ditemukan di Pulau Enggano Terungkap Lewat Pencocokan DNA Surakman

Indonesiaku.co – Identitas jenazah laki-laki yang ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu Utara, akhirnya berhasil diketahui melalui pemeriksaan DNA.

Jenazah tersebut dipastikan merupakan Surakman atau Sukarman (60), salah satu kru KM Arupadatu I yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak di kawasan Selat Sunda, Pandeglang.

Kepastian identitas tersebut diperoleh setelah tim DVI Pusdokkes Polri melakukan pemeriksaan dan pencocokan DNA antara sampel antemortem dengan jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa sampel DNA tersebut identik dengan Surakman.

Sebelumnya, jenazah ditemukan di kawasan pesisir Sawang Bengkok, Desa Khayapu, Pulau Enggano, Bengkulu Utara, pada Sabtu 12 September.

Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Basarnas Bengkulu.

Baca Juga:  BNPB Petakan Kesiapsiagaan Tsunami di Pesisir Banten, Tiga Wilayah Jadi Perhatian

Jenazah yang ditemukan dalam kondisi tanpa identitas tersebut selanjutnya ditangani oleh Biddokkes Polda Bengkulu.

Biddokkes Polda Bengkulu melakukan autopsi pada Senin 14 September sebagai bagian dari proses pemeriksaan terhadap jasad yang ditemukan.

Polda Bengkulu juga mengirimkan sampel DNA jenazah ke Pusdokkes Mabes Polri untuk pemeriksaan lebih mendalam.

Pemeriksaan DNA menjadi salah satu bagian penting dalam proses identifikasi karena jenazah belum diketahui identitasnya saat pertama kali ditemukan.

Dari pemeriksaan awal, kepolisian menyebut jenazah tersebut bukan warga lokal maupun penduduk asli Pulau Enggano.

Setelah proses pemeriksaan dilakukan, hasil pencocokan DNA akhirnya memastikan bahwa jenazah tersebut adalah Surakman atau Sukarman.

Surakman diketahui merupakan salah satu kru KM Arupadatu I yang membawa sejumlah wartawan.

Baca Juga:  ISPA di Kalimantan Timur Naik Saat Kemarau, Kutai Barat Jadi Wilayah Paling Mengkhawatirkan

Kapal tersebut sebelumnya dilaporkan kehilangan kontak di kawasan Selat Sunda, Pandeglang.

Setelah identitas dipastikan, jenazah kemudian dipersiapkan untuk dipulangkan kepada keluarga.

Pada Kamis pagi, jenazah Surakman diberangkatkan dari Bengkulu menuju Jakarta.

Jenazah dikirim melalui kargo Bandara Fatmawati Soekarno dan didampingi personel Biddokkes serta Polda Bengkulu.

Setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, jenazah akan diserahkan kepada Biddokkes Polda Banten untuk proses selanjutnya.

Jenazah kemudian direncanakan dipulangkan ke Pandeglang, Banten, agar dapat diserahkan kepada keluarga.***

Add a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *