Kebakaran Kantor Biro Kesra Kalteng, Aktivitas Perkantoran Bakal Dipindahkan Sementara

Indonesiaku.co – Gedung Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah terbakar pada Rabu dini hari. Kebakaran terjadi di kompleks Kantor Gubernur Kalteng, Kota Palangka Raya, dan menyebabkan hampir seluruh ruangan di gedung tersebut terdampak.

Gedung Biro Kesra berada di seberang Masjid Al Amanah. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, kebakaran mulai diketahui sekitar pukul 02.10 WIB. Sejumlah armada pemadam kebakaran langsung dikerahkan untuk menangani kobaran api.

Pemadaman melibatkan armada milik pemerintah serta pemadam kebakaran swakarsa. Petugas berupaya mengendalikan api agar tidak menyebar ke bangunan lain yang berada di kawasan kompleks kantor gubernur.

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran kemudian meninjau langsung lokasi. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa aktivitas Biro Kesra untuk sementara akan dialihkan ke tempat lain.

Baca Juga:  Gelombang Panas Perparah Kebakaran Hutan di Prancis, Ribuan Hektare Lahan Hangus dan 12.000 Warga Mengungsi

Keputusan tersebut diambil sebagai langkah awal menyusul kondisi gedung yang terdampak kebakaran. Pemerintah daerah akan melakukan evaluasi untuk menentukan penanganan selanjutnya terhadap gedung maupun aktivitas biro.

“Ini akan kita evaluasi. Untuk biro ini pasti akan beralih tempat untuk sementara,” kata Agustiar.

Sekretaris Daerah Kalteng Linae Victoria Aden juga hadir di lokasi. Ia mengatakan pemerintah belum dapat memberikan kesimpulan mengenai penyebab kebakaran karena proses investigasi berada di tangan pihak berwenang.

Menurut Linae, prioritas pada saat kejadian adalah memastikan api dapat dipadamkan. Setelah situasi benar-benar aman, proses pemeriksaan terhadap bangunan dan barang-barang yang ada di dalamnya dapat dilakukan.

“Yang terbakar kantor dari Biro Kesra Setda Kalteng. Tentunya dari pihak berwenang yang akan melakukan investigasi, sekarang upaya kita adalah memadamkan dulu,” ujar Linae.

Baca Juga:  Basarnas Kerahkan Tim SAR Gabungan Cari Korban KM Nurul Salsa yang Karam di Selayar

Kepala Biro Kesra Setda Kalteng Rus’ansyah mengungkapkan bahwa dampak kebakaran terjadi hampir di seluruh ruangan. Beberapa ruangan yang terdampak antara lain ruang kepala biro, ruang kepala bagian, ruang kepala subbagian dan ruangan staf.

Kondisi tersebut membuat pemeriksaan terhadap barang dan dokumen belum bisa dilakukan. Rus’ansyah mengatakan pihaknya belum mengetahui barang apa saja yang masih dapat diselamatkan.

Pemeriksaan baru akan dilakukan setelah api benar-benar padam dan proses pemeriksaan kepolisian selesai. Dengan demikian, kondisi dokumen maupun aset yang berada di dalam gedung belum dapat dipastikan secara keseluruhan.

Rus’ansyah juga belum mengetahui titik awal munculnya api. Ia mengaku baru tiba di lokasi setelah kebakaran berlangsung sehingga tidak mengetahui secara langsung bagaimana api pertama kali muncul.

Sekitar pukul 04.25 WIB, api terlihat sudah berhasil dipadamkan. Kendati demikian, sejumlah petugas pemadam kebakaran masih bertahan di lokasi. Kehadiran petugas diperlukan untuk melakukan penanganan lanjutan dan memastikan kondisi bangunan aman.

Baca Juga:  Evakuasi Korban Kebakaran KMP Mutiara Santosa II Berlangsung Hingga Dini Hari, Posko DVI Disiagakan di Tanjung Perak

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kini perlu menyiapkan langkah lanjutan untuk keberlangsungan pekerjaan Biro Kesra. Pemindahan sementara menjadi salah satu opsi agar kegiatan pemerintahan tidak terhenti akibat kondisi gedung.

Sementara itu, penyebab kebakaran dan nilai kerugian masih menunggu hasil pemeriksaan pihak berwenang. Pemerintah juga belum menyampaikan secara rinci kondisi seluruh barang maupun dokumen yang berada di dalam gedung.

Peristiwa ini menjadi perhatian pemerintah daerah karena terjadi di lingkungan kompleks Kantor Gubernur Kalteng. Penanganan lanjutan akan dilakukan setelah proses pemadaman, pemeriksaan lokasi, dan investigasi selesai.***

 

Add a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *