Indonesiaku.co – Operasi evakuasi korban kebakaran KMP Mutiara Santosa II terus dilakukan setelah kapal-kapal penyelamat membawa para korban menuju Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Hingga dini hari, petugas masih melakukan pendataan, pemeriksaan kesehatan, serta identifikasi korban.
KM Meratus Pematang Siantar menjadi kapal yang membawa jumlah korban terbanyak menuju Pelabuhan Tanjung Perak. Kapal tersebut mengangkut 113 orang yang terdiri atas 111 korban selamat dan dua korban meninggal dunia.
Setelah kapal bersandar sekitar pukul 23.15 WIB, petugas gabungan langsung melakukan evakuasi secara bertahap. Seluruh korban dipindahkan dengan pengawalan ketat menuju area penanganan di pelabuhan.
Sebelum meninggalkan kapal, setiap korban selamat menjalani proses triase yang dilakukan oleh tim kesehatan. Pemeriksaan meliputi evaluasi kondisi fisik serta penentuan tingkat kebutuhan pelayanan medis.
Petugas kemudian memasangkan gelang penanda kepada setiap korban sesuai kondisi kesehatannya. Sistem tersebut memudahkan tenaga medis menentukan prioritas penanganan selama proses evakuasi berlangsung.
Sementara itu, dua korban meninggal dunia dievakuasi menggunakan kantong jenazah. Setelah dipindahkan dari kapal, jenazah langsung dibawa menggunakan ambulans menuju rumah sakit.
Korban selamat selanjutnya diarahkan menuju Gedung Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelabuhan Tanjung Perak. Gedung tersebut difungsikan sebagai pusat pendataan sekaligus lokasi pelayanan lanjutan bagi seluruh korban.
Di kawasan pelabuhan, Posko Disaster Victim Identification (DVI) dan Posko Ante Mortem juga disiapkan. Kedua posko tersebut berperan penting dalam proses identifikasi korban meninggal serta membantu keluarga memperoleh informasi mengenai anggota keluarganya.
Hingga sekitar pukul 01.40 WIB, seluruh rangkaian pendataan dan pemeriksaan kesehatan masih berlangsung. Berbagai instansi terus bekerja sama agar seluruh korban memperoleh pelayanan secara optimal.
Berdasarkan data Posko Basarnas hingga pukul 22.20 WIB, jumlah korban yang telah berhasil dievakuasi mencapai 236 orang. Sebanyak 231 orang dinyatakan selamat dan lima lainnya meninggal dunia.
Dari total tersebut, sebanyak 113 korban telah tiba di Pelabuhan Tanjung Perak menggunakan KM Meratus Pematang Siantar. Sisanya sebanyak 123 korban masih dievakuasi menggunakan kapal lain menuju lokasi penanganan sesuai koordinasi tim SAR gabungan.
Berbagai kapal turut dilibatkan dalam operasi penyelamatan, di antaranya TB Hasnur 26, Meratus Project 3, Selaras Mas, Ferindo I, SC Aila XVII, British Mentor, dan sejumlah kapal lainnya yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Selain armada laut sipil, operasi SAR juga mendapat dukungan dari KN SAR 249 Permadi, RIB 01 Sumenep, KRI Nala-363, KRI Bung Hatta-370, kendaraan penyelamat, perlengkapan water rescue, hingga fasilitas medis lengkap.
Kolaborasi seluruh unsur tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan korban kebakaran KMP Mutiara Santosa II memperoleh pertolongan, pelayanan kesehatan, dan proses identifikasi secara menyeluruh sesuai kebutuhan di lapangan.***