Aksi 500 Mahasiswa di Silang Selatan Monas Picu Perubahan Layanan Transjakarta

Indonesiaku.co – Aktivitas penyampaian pendapat oleh sekitar 500 mahasiswa di kawasan Silang Selatan Monas, Jakarta, berdampak pada operasional sejumlah rute Transjakarta pada Kamis sore.

Kondisi lalu lintas dan penutupan jalur di sekitar Balai Kota DKI Jakarta membuat operator melakukan penyesuaian perjalanan pada sembilan rute.

Berdasarkan informasi dari akun X TMC Polda Metro, aksi berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB di Silang Selatan Monas, tepatnya di seberang Gedung Danareksa. Situasi lalu lintas di kawasan tersebut kemudian memengaruhi sejumlah perjalanan bus yang melintas di sekitar lokasi.

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, mengatakan bahwa berdasarkan data pukul 16.30 WIB, sembilan rute terdampak. Empat rute mengalami perpendekan, sedangkan lima rute lainnya dialihkan.

Baca Juga:  Ada Sky Fun Run 2026, Sejumlah Rute Transjakarta Alami Pengalihan Sementara

Perubahan tersebut dilakukan dengan menyesuaikan kondisi jalan yang terdampak aktivitas di sekitar pusat pemerintahan Jakarta. Akibatnya, sejumlah halte dan titik pemberhentian tidak dapat dilayani untuk sementara sesuai dengan arah perjalanan masing-masing rute.

Empat rute yang diperpendek mencakup 6B, 6A, 1A, dan 5M. Rute 6B yang menghubungkan Ragunan dengan Balai Kota melalui Semanggi serta rute 6A yang melayani perjalanan Ragunan–Balai Kota melalui Kuningan tidak melayani Halte Bundaran HI hingga Halte Balai Kota.

Rute 1A dengan lintasan Balai Kota–Pantai Maju tidak melayani Bus Stop Balai Kota dan Halte Balai Kota. Sementara itu, rute 5M yang melayani perjalanan Kampung Melayu–Tanah Abang mengalami penyesuaian pada kedua arah.

Baca Juga:  Alphard Viral di Bundaran HI Terbukti Gunakan Pelat Palsu, Polisi Kenakan Dua Pasal Pelanggaran

Untuk perjalanan menuju Tanah Abang, rute 5M tidak melayani Bus Stop Balai Kota dan Halte Stasiun Tanah Abang. Adapun arah Kampung Melayu tidak melayani Bus Stop Kapal Api dan Bus Stop MNC.

Lima rute lainnya mengalami pengalihan, yaitu 7F, 5C, 2Q, 2A, dan 1P. Rute 7F dari Kampung Rambutan menuju Juanda tidak melayani Halte Balai Kota dan Halte Monas. Rute 5C dari PGC 1 menuju Juanda tidak melayani Halte Balai Kota.

Rute 2Q yang menghubungkan Stasiun Gondangdia dan Balai Kota tidak melayani titik dari sisi selatan Stasiun Gondangdia sampai Danareksa. Sementara itu, rute 2A dari Pulogadung 1 menuju Rawa Buaya tidak melayani Halte Balai Kota pada kedua arah serta Halte Gambir 1. Rute 1P dari Senen menuju Blok M juga dialihkan.

Baca Juga:  Sekolah Rakyat Fokus pada Tiga Aspek Penerimaan Siswa, Bukan Sekadar Nilai Akademik

Menanggapi perubahan tersebut, Ayu Wardhani menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang dialami. Ia meminta masyarakat menyesuaikan rencana perjalanan dengan kondisi operasional yang berlaku.

Masyarakat yang hendak melintasi kawasan Monas dan Balai Kota diimbau memilih jalur alternatif serta mengatur waktu keberangkatan. Pengguna jalan juga diminta mengikuti arahan petugas di lapangan agar perjalanan dapat berlangsung lebih aman dan tertib.

Perubahan layanan ini menunjukkan bahwa kegiatan di pusat kota dapat memengaruhi mobilitas masyarakat, termasuk pengguna transportasi umum. Karena itu, pemantauan informasi perjalanan menjadi penting bagi pelanggan yang beraktivitas di sekitar kawasan tersebut.***

Add a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *