Percikan Api Terlihat di Dek Kendaraan KMP Batumandi Saat Hendak Sandar di Pelabuhan Merak

Indonesiaku.co – Kebakaran di KMP Batumandi terjadi saat kapal sedang dalam proses alun sandar menuju Dermaga VI Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, pada Selasa (20/10) sore.

Percikan api pertama kali terlihat oleh petugas darat di bagian buritan kapal, tepatnya di dek atas yang digunakan untuk mengangkut kendaraan kecil.

Informasi dari PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyebutkan bahwa petugas darat melihat percikan api sekitar pukul 16.15 WIB. Saat itu, KMP Batumandi tengah mendekati pelabuhan setelah sebelumnya berangkat dari Pelabuhan Bakauheni sekitar pukul 14.52 WIB.

Insiden tersebut langsung menjadi perhatian petugas di kawasan pelabuhan. ASDP mengonfirmasi bahwa penanganan masih berlangsung dengan melibatkan petugas gabungan dari unsur pelabuhan, Basarnas, dan kepolisian. Seluruh penumpang dan awak kapal dipastikan telah berhasil dievakuasi.

Baca Juga:  Api Bermula dari Panel Listrik Lantai 8 Kebakaran Apartemen Teluk Intan Menjalar ke Lima Lantai

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menyampaikan bahwa perusahaan terus berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan dan instansi terkait. Koordinasi tersebut dilakukan untuk mendukung penanganan insiden serta memastikan proses evakuasi dan langkah-langkah keselamatan berjalan secara optimal.

Lokasi munculnya percikan api menjadi salah satu informasi awal yang diketahui dari laporan kejadian. Namun, lokasi tersebut belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan penyebab kebakaran. ASDP menegaskan bahwa penyebab pasti insiden masih belum diketahui.

Pemeriksaan oleh pihak berwenang diperlukan untuk mengetahui rangkaian kejadian secara lebih jelas. ASDP menyatakan akan mendukung proses pemeriksaan dan menyampaikan perkembangan informasi berdasarkan hasil verifikasi di lapangan. Dengan demikian, kesimpulan mengenai sumber api maupun faktor yang menyebabkan kebakaran harus menunggu hasil pemeriksaan resmi.

Baca Juga:  Pesawat Cassa Diduga Milik TNI Tergelincir di Bandara Hasanuddin, Terjadi Sehari Setelah Insiden Sukhoi

Dalam penanganan kejadian tersebut, keselamatan penumpang dan awak kapal menjadi prioritas utama. ASDP menyatakan terus memberikan dukungan yang diperlukan agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.

Keterlibatan petugas dari berbagai unsur juga menjadi bagian dari upaya menangani keadaan di sekitar kapal. Otoritas pelabuhan, Basarnas, dan kepolisian bekerja dalam proses penanganan sesuai peran masing-masing.

Kebakaran KMP Batumandi menjadi perhatian karena terjadi saat kapal sedang mendekati dermaga. Meski demikian, informasi yang telah dikonfirmasi memastikan bahwa seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi. Sementara itu, penanganan insiden masih berlangsung dan penyebab kebakaran belum dapat dipastikan.

ASDP berkomitmen memberikan informasi terbaru setelah memperoleh hasil verifikasi. Masyarakat diharapkan mengacu pada keterangan resmi agar tidak menyebarkan dugaan penyebab kebakaran yang belum terbukti.***

Add a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *