Polisi Selidiki Kecelakaan Maut yang Tewaskan Delapan Biksu di Thailand

Indonesiaku.co – Kepolisian Thailand masih menyelidiki kecelakaan lalu lintas yang menewaskan delapan biksu di Provinsi Mukdahan, wilayah timur laut negara tersebut. Peristiwa tragis yang terjadi pada Kamis (2/7) itu melibatkan sebuah mobil bak terbuka yang dikemudikan seorang anak laki-laki berusia 11 tahun.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.00 waktu setempat di kawasan Mueang ketika rombongan berisi 34 biksu sedang berjalan kaki di tepi jalan. Mereka tengah melakukan perjalanan ziarah dari Provinsi Mukdahan menuju Provinsi Ubon Ratchathani.

Menurut informasi dari aparat kepolisian, kendaraan yang digunakan merupakan mobil bak terbuka milik ayah pengemudi. Anak tersebut diduga mengambil kendaraan tanpa izin sebelum berkendara ke arah pusat kota.

Baca Juga:  Angin Kencang Perparah Kebakaran Gunung Soputan, Luas Area Terbakar Capai 300 Hektare

Dalam perjalanan, mobil yang dikendarainya menabrak rombongan biksu yang sedang berjalan. Akibat benturan tersebut, lima orang meninggal dunia di lokasi kejadian.

Tiga korban lainnya meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit. Selain korban meninggal, tujuh biksu mengalami luka berat dan masih menjalani penanganan medis.

Sebanyak 20 biksu lainnya berhasil selamat meski mengalami luka ringan. Seluruh korban segera mendapatkan bantuan setelah petugas menerima laporan mengenai kecelakaan tersebut.

Seorang polisi lalu lintas yang berada di sekitar lokasi mengungkapkan bahwa dirinya melihat banyak korban tergeletak di jalan ketika melintas setelah kecelakaan terjadi. Di lokasi juga tampak warga sekitar yang berusaha memberikan pertolongan pertama.

Baca Juga:  Pengemudi Mobil Meninggal Usai Tertemper KA Ijen Ekspres di Perlintasan Jember

Petugas tersebut kemudian berkoordinasi dengan kantor kepolisian, rumah sakit, dan regu penyelamat agar evakuasi dapat segera dilaksanakan. Ambulans bersama tim medis kemudian diterjunkan untuk membawa korban menuju rumah sakit.

Proses penanganan berlangsung cepat dengan melibatkan berbagai unsur penyelamat. Aparat juga mengamankan lokasi kejadian agar proses evakuasi dapat berjalan lancar sekaligus memudahkan penyelidikan.

Hingga kini, polisi masih mengumpulkan berbagai bukti dan meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi. Pemeriksaan juga dilakukan terhadap kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan.

Selain itu, penyidik mendalami bagaimana kendaraan tersebut dapat dikendarai oleh seorang anak berusia 11 tahun tanpa izin dari pemiliknya. Seluruh temuan nantinya akan menjadi bagian dari hasil investigasi resmi.

Baca Juga:  Yui Hasegawa Kembali Masuk Nominasi Pemain Internasional Terbaik AFC untuk Ketiga Kalinya

Kecelakaan ini menjadi perhatian masyarakat Thailand karena melibatkan rombongan biksu yang sedang menjalankan perjalanan keagamaan. Besarnya jumlah korban meninggal dunia menjadikan insiden tersebut sebagai salah satu kecelakaan yang paling menyita perhatian dalam beberapa waktu terakhir.

Pihak berwenang belum mengumumkan hasil akhir penyelidikan maupun langkah lanjutan yang akan diambil. Untuk sementara, fokus utama diarahkan pada penanganan korban yang masih menjalani perawatan serta penyelidikan menyeluruh guna memastikan penyebab kecelakaan dapat diungkap secara akurat.***

Add a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *