Kabut Asap Karhutla Ganggu Penerbangan, Penumpang Soekarno-Hatta Diminta Cek Jadwal Sebelum Berangkat

Indonesiaku.co – Calon penumpang pesawat yang akan bepergian melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, diimbau memeriksa status penerbangan sebelum berangkat menuju bandara.

Imbauan tersebut disampaikan setelah dua penerbangan dari dan menuju bandara itu dibatalkan akibat gangguan jarak pandang yang dipicu kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Assistant Deputy Communication & Legal Soekarno-Hatta Executive Office, Yudistiawan, mengatakan pengelola bandara terus memantau perkembangan kondisi operasional penerbangan.

Pemantauan dilakukan untuk memastikan penanganan penerbangan dan penumpang terdampak dapat berjalan dengan baik.

Menurut Yudistiawan, kabut asap karhutla menyebabkan jarak pandang di beberapa bandara tujuan berada di bawah batas minimum yang dapat membahayakan keselamatan penerbangan. Karena itu, pembatalan dua penerbangan dilakukan sebagai langkah keselamatan, bukan semata-mata persoalan jadwal perjalanan.

Baca Juga:  Mandatori E5 Dimulai Juli 2026, Pemerintah Percepat Jalan Menuju Penerapan Bioetanol Nasional

Gangguan jarak pandang dapat memengaruhi kelancaran operasional pesawat, terutama ketika kondisi di bandara tujuan tidak memungkinkan penerbangan dilakukan sesuai persyaratan keselamatan. Dalam situasi tersebut, keputusan operasional perlu mempertimbangkan kondisi aktual dan ketentuan yang berlaku.

Pengelola Bandara Soekarno-Hatta menyatakan tetap berkoordinasi dengan maskapai dan pemangku kepentingan terkait. Koordinasi tersebut diperlukan agar informasi mengenai perubahan penerbangan dapat ditangani dengan baik dan penumpang memperoleh informasi yang diperlukan.

Yudistiawan mengimbau calon penumpang untuk memeriksa jadwal dan status penerbangan terbaru melalui kanal resmi maskapai masing-masing sebelum berangkat. Dengan memeriksa informasi terlebih dahulu, penumpang dapat mengetahui kemungkinan perubahan jadwal atau pembatalan sehingga tidak langsung menuju bandara tanpa kepastian mengenai penerbangannya.

Baca Juga:  Sekitar 600 Personel Jepang Dikirim ke Indonesia untuk Bantu Pemadaman Karhutla

Selain itu, pengelola bandara telah menyiapkan langkah mitigasi di setiap terminal. Persiapan tersebut ditujukan untuk mengantisipasi penumpukan penumpang yang mungkin terjadi apabila terdapat penundaan maupun pembatalan penerbangan. Kelancaran arus penumpang dan kualitas pelayanan tetap menjadi perhatian di tengah situasi tersebut.

Menurut Yudistiawan, operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta saat ini masih terkendali. Meski begitu, kondisi penerbangan dapat berubah mengikuti perkembangan situasi di bandara tujuan. Oleh karena itu, calon penumpang perlu mengandalkan informasi terbaru dari sumber resmi dan tidak hanya berpatokan pada jadwal awal yang diterima ketika memesan tiket.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi tambahan mengenai layanan bandara, Contact Center InJourney Airports dapat dihubungi melalui nomor telepon 172. Saluran tersebut disediakan untuk membantu pengguna jasa memperoleh informasi mengenai layanan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Baca Juga:  Penyidikan Karhutla Masih Berjalan, Polri Kumpulkan Bukti untuk Menentukan Pihak yang Bertanggung Jawab

Gangguan penerbangan akibat kabut asap karhutla menjadi pengingat bahwa perjalanan udara dapat terdampak kondisi lingkungan di luar bandara keberangkatan. Karena itu, pemeriksaan status penerbangan sebelum perjalanan menjadi langkah penting untuk mengurangi ketidakpastian dan membantu penumpang menyesuaikan rencana mereka.

Pengelola bandara meminta masyarakat tetap mengikuti pemberitahuan resmi selama kondisi belum sepenuhnya pulih. Dengan informasi yang diperbarui secara berkala, penumpang diharapkan dapat mengambil keputusan perjalanan dengan lebih tepat sambil tetap mengutamakan keselamatan.***

Add a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *