Polda Metro Jaya Matangkan Pengamanan Aksi Hari Tani Nasional Lewat Tactical Floor Game

Indonesiaku.co – Polda Metro Jaya mematangkan kesiapan pengamanan dan pelayanan masyarakat menjelang rangkaian kegiatan penyampaian aspirasi pada peringatan Hari Tani Nasional.

Persiapan tersebut dilakukan melalui Tactical Floor Game atau TFG yang dipimpin Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri pada Rabu, 23 September 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan kepolisian untuk menghadapi berbagai kegiatan masyarakat yang berlangsung di sejumlah lokasi Jakarta.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan persiapan dilakukan agar seluruh jajaran memiliki persepsi yang sama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui TFG, kepolisian membahas berbagai aspek pengamanan yang dibutuhkan di lapangan.

Pembahasan tersebut mencakup penempatan personel, pengawalan massa, komunikasi, pengaturan lalu lintas, hingga kendali operasi.

Baca Juga:  Kekurangan 464.856 Guru di Indonesia Akan Dipenuhi Bertahap Selama Tiga Tahun

Dengan persiapan tersebut, pola pelayanan dapat menyesuaikan perkembangan situasi yang terjadi selama kegiatan berlangsung.

Pengaturan lalu lintas juga disiapkan secara situasional.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga agar mobilitas masyarakat tetap berjalan meskipun terdapat sejumlah kegiatan penyampaian pendapat di beberapa lokasi.

Polri menyatakan kehadiran personel bukan untuk membatasi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.

Kehadiran aparat ditujukan untuk memberikan pelayanan dan pengawalan agar penyampaian pendapat dapat berlangsung secara aman, damai, tertib, dan bertanggung jawab.

Penyampaian pendapat juga disebut sebagai bagian dari kehidupan demokrasi yang perlu dihormati.

Karena itu, kepolisian mengedepankan komunikasi dan pendekatan humanis dalam menghadapi kegiatan tersebut.

Pelayanan juga diberikan kepada masyarakat yang tidak mengikuti aksi.

Baca Juga:  4.274 Personel Dikerahkan Amankan Demo di DPR, Rekayasa Lalu Lintas Berlaku Situasional

Polri memastikan warga yang bekerja, bersekolah, berdagang, maupun menjalankan kegiatan sosial tetap mendapatkan ruang untuk beraktivitas.

Dalam pengamanan Hari Tani Nasional, sejumlah aliansi masyarakat menggelar kegiatan di berbagai lokasi.

Di antaranya adalah kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat, dan depan Gedung DPR/MPR, Jakarta Selatan.

Polda Metro Jaya menyiapkan 26.386 personel gabungan untuk mendukung pengamanan 99 kegiatan masyarakat di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

Sebanyak 73 kegiatan di antaranya merupakan penyampaian pendapat di muka umum.

Personel yang dikerahkan berasal dari Polri, TNI, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta Pamdal Gedung MPR/DPR RI.

Kepolisian juga mengimbau peserta aksi untuk menjaga ketertiban dan mengikuti ketentuan yang berlaku.

Baca Juga:  BNPB Catat 19 Titik Api di Kalbar, Lebih dari 180 Hektare Berhasil Dipadamkan

Peserta aksi diminta menghormati kepentingan masyarakat lain yang berada di sekitar lokasi kegiatan.

Masyarakat juga diminta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

Polri menyebut komunikasi menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga kondisi selama kegiatan berlangsung.

Setiap perkembangan di lapangan akan menjadi perhatian jajaran kepolisian dengan pola pelayanan yang disesuaikan dengan situasi.

Dengan persiapan melalui TFG dan pengerahan personel gabungan, Polda Metro Jaya menyiapkan pola pengamanan yang mencakup massa aksi, lalu lintas, serta aktivitas masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.***

Add a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *