4.274 Personel Dikerahkan Amankan Demo di DPR, Rekayasa Lalu Lintas Berlaku Situasional

Indonesiaku.co – Polda Metro Jaya menyiapkan pengamanan khusus untuk mengawal aksi demonstrasi yang berlangsung di sekitar Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis, 27 Agustus 2026. Sebanyak 4.274 personel dikerahkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan penyampaian pendapat berlangsung.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan wilayah hukum Polda Metro Jaya pada hari tersebut dipenuhi berbagai agenda masyarakat. Secara keseluruhan, terdapat 80 kegiatan yang tercatat, terdiri atas 62 kegiatan penyampaian pendapat di muka umum dan 18 kegiatan masyarakat lainnya.

“Sebanyak 80 agenda berlangsung di wilayah hukum Polda Metro Jaya, terdiri atas 62 kegiatan penyampaian pendapat di muka umum dan 18 kegiatan masyarakat lainnya,” ujar Budi dalam keterangan tertulisnya, Kamis.

Aksi penyampaian pendapat tersebar di sejumlah lokasi. Beberapa titik yang menjadi lokasi kegiatan antara lain Gedung DPR/MPR RI, Silang Selatan Monas atau kawasan seberang Gedung Danareksa, serta Taman Pandang Silang Monas.

Baca Juga:  Pemerintah Susun Ulang Anggaran Pendidikan 2027 untuk Mendukung Program Sekolah Negeri Gratis

Gedung DPR/MPR RI menjadi salah satu lokasi yang mendapatkan pengamanan khusus. Ribuan personel dikerahkan untuk mengawal kegiatan sekaligus menjaga keamanan lingkungan sekitar lokasi demonstrasi.

Pengamanan dilakukan di tengah banyaknya aktivitas masyarakat yang berlangsung pada waktu bersamaan. Kepolisian tidak hanya mengantisipasi dinamika aksi, tetapi juga memperhatikan mobilitas masyarakat dan arus kendaraan di sekitar lokasi.

Selain 62 aksi penyampaian pendapat, terdapat 18 kegiatan masyarakat lainnya yang tersebar di sejumlah wilayah. Kegiatan tersebut meliputi olahraga, pameran, seni dan hiburan, organisasi, hingga produksi perfilman.

Sejumlah kegiatan yang tercatat antara lain Piala Soeratin U-15 di Klender, International Battery Summit 2026 di JIExpo Kemayoran, dan Kejuaraan Nasional Karatedo Gojukai di GOR Ciracas. Ada pula APKASI Otonomi Expo 2026 di ICE BSD City serta Danantara Housing Expo 2026 di NICE PIK 2.

Baca Juga:  Harga Minyak Brent Tembus 111,40 Dolar AS per Barel di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Beragamnya agenda tersebut membuat kondisi lalu lintas di sejumlah kawasan berpotensi mengalami kepadatan. Karena itu, kepolisian menyiapkan rekayasa lalu lintas yang penerapannya dilakukan secara situasional.

Rekayasa tersebut akan disesuaikan dengan kondisi aktual di lapangan. Jika terdapat peningkatan kepadatan kendaraan atau situasi tertentu akibat berlangsungnya demonstrasi, petugas dapat melakukan pengaturan arus lalu lintas sesuai kebutuhan.

Budi mengimbau masyarakat, terutama pengguna kendaraan bermotor, agar menjaga ketertiban dan mengikuti arahan petugas. Imbauan tersebut disampaikan untuk membantu kelancaran mobilitas masyarakat di tengah banyaknya kegiatan yang berlangsung di Jakarta.

Pengendara yang hendak melintasi kawasan sekitar lokasi demonstrasi juga perlu memperhatikan kondisi jalan dan mengikuti pengaturan yang diberlakukan. Masyarakat diharapkan tidak mengabaikan arahan petugas agar situasi lalu lintas tetap terkendali.

Baca Juga:  Pengendara Lawan Arus hingga Penerobos Lampu Merah Jadi Sasaran Operasi Patuh Jaya 2026

Pengerahan ribuan personel di kawasan DPR/MPR RI menunjukkan besarnya perhatian kepolisian terhadap pengamanan aksi penyampaian pendapat. Sementara itu, penerapan rekayasa lalu lintas secara situasional menjadi langkah untuk menyesuaikan pengaturan dengan perkembangan kondisi di lapangan.

Dengan 62 aksi demonstrasi dan 18 kegiatan masyarakat lainnya, kepolisian menghadapi aktivitas publik yang cukup padat pada 27 Agustus 2026. Pengamanan dan pengaturan lalu lintas dilakukan secara bersamaan untuk menjaga ketertiban serta mendukung kelancaran kegiatan masyarakat.***

Add a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *