Hari Ketujuh KM Virgo Transport 8, Sebanyak 117 Korban Ditemukan dan 126 Masih Dicari

Indonesiaku.co – Operasi pencarian korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 memasuki hari ketujuh pada Sabtu. Hingga pukul 21.00 Wita, Basarnas mencatat sebanyak 117 orang telah ditemukan, sementara 126 orang lainnya masih belum ditemukan.

Dari 117 korban yang berhasil ditemukan, sebanyak 108 orang dinyatakan selamat. Sementara sembilan orang lainnya meninggal dunia. Data tersebut berasal dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes KM Virgo Transport 8.

Pada pelaksanaan operasi hari ketujuh, tim gabungan belum menemukan korban baru. Meski demikian, Basarnas memutuskan memperpanjang operasi SAR selama tujuh hari ke depan.

Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo Nur Sasongko mengatakan perpanjangan tersebut diputuskan setelah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak yang mendukung operasi SAR.

Baca Juga:  Hari Keempat Masih Nihil, SAR Persempit Pencarian 8 Orang Hilang di Sekitar Anak Krakatau

Selain itu, koordinasi dilakukan dengan tim salvage yang dikoordinasikan oleh pemilik kapal. Tim tersebut berkaitan dengan rencana penanganan bangkai KM Virgo Transport 8 yang ditemukan dalam kondisi terbalik.

Keputusan memperpanjang operasi disampaikan Yudhi dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ketujuh di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu malam.

Menurut Yudhi, dua tim salvage yang dikoordinasikan pemilik kapal baru tiba pada Sabtu. Sampai malam hari, tim tersebut masih melakukan rapat dan pembahasan bersama pihak terkait untuk menentukan langkah dalam pelaksanaan operasi salvage.

Proses penanganan bangkai kapal diperkirakan tidak dapat dilakukan dalam waktu singkat. Yudhi mengatakan operasi salvage mungkin membutuhkan waktu yang panjang sehingga pihaknya belum dapat memastikan kapan pelaksanaan maupun penyelesaiannya.

Baca Juga:  BNPB Integrasikan Data Hotspot, Pemantauan Udara, dan Informasi Cuaca untuk Atasi Karhutla

Tim ahli dari pemilik kapal masih membahas langkah yang diperlukan. Sementara itu, Basarnas tetap melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan selama tujuh hari tambahan.

Kecelakaan KM Virgo Transport 8 terjadi setelah kapal melakukan perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin. Kapal berangkat pada 12 September 2026 dengan membawa 243 orang sesuai data manifes.

Dalam perjalanan, kapal mengalami cuaca buruk. Pada 13 September 2026 sekitar pukul 02.00 Wita, KM Virgo Transport 8 dilaporkan kehilangan kontak.

Pada hari yang sama, kapal ditemukan di perairan Masalembo, Laut Jawa. Kondisi kapal ketika ditemukan sudah dalam keadaan terbalik.

Sejak saat itu, operasi SAR dilakukan untuk mencari para penumpang dan awak kapal. Pencarian terus dilakukan hingga memasuki hari ketujuh.

Data yang dihimpun sampai Sabtu malam menunjukkan masih ada selisih besar antara jumlah orang yang telah ditemukan dan yang masih belum ditemukan. Dari total 243 orang dalam manifes, baru 117 orang yang telah dikonfirmasi keberadaannya.

Baca Juga:  Alat Pemantauan Gunung Anak Krakatau Diduga Rusak akibat Material Erupsi

Sementara itu, 126 orang masih menjadi sasaran pencarian tim gabungan. Tidak ditemukannya korban baru pada hari ketujuh tidak membuat operasi langsung dihentikan.

Basarnas memilih memperpanjang operasi selama tujuh hari berikutnya. Langkah tersebut juga dilakukan sembari menunggu perkembangan pembahasan tim salvage mengenai penanganan bangkai kapal.

Operasi SAR selanjutnya akan tetap dilakukan sesuai perkembangan kondisi di lapangan. Basarnas juga akan berkoordinasi dengan pihak-pihak yang terlibat dalam penanganan kecelakaan KM Virgo Transport 8.***

Add a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *