Indonesiaku.co – Harga BBM di SPBU Pertamina pada 14 September 2026 menunjukkan adanya perbedaan antara produk yang mengalami kenaikan dan jenis bahan bakar yang masih bertahan pada harga sebelumnya.
Penyesuaian harga tersebut mulai berlaku sejak awal September setelah beberapa produk mengalami perubahan dibandingkan Agustus 2026.
Berdasarkan informasi dari laman resmi Pertamina, harga BBM nonsubsidi yang mengalami kenaikan meliputi Pertamax Turbo, Pertamax Green, Dexlite, dan Pertamina Dex. Sementara itu, harga Pertamax belum mengalami perubahan.
Untuk BBM bersubsidi, harga Pertalite masih ditetapkan sebesar Rp10.000 per liter. Harga tersebut tetap sama dan belum mengalami penyesuaian dibandingkan periode sebelumnya.
Solar subsidi juga masih dijual dengan harga Rp6.800 per liter. Dengan demikian, konsumen pengguna BBM bersubsidi belum mengalami perubahan harga per 14 September 2026.
Sementara itu, harga Pertamax berada di angka Rp15.950 per liter. Meskipun beberapa jenis BBM nonsubsidi mengalami kenaikan, Pertamax masih mempertahankan harga yang sama.
Kenaikan terjadi pada Pertamax Turbo. Produk BBM dengan spesifikasi tersebut kini dijual dengan harga Rp19.600 per liter. Pada Agustus 2026, harga Pertamax Turbo masih berada di angka Rp18.300 per liter.
Artinya, harga Pertamax Turbo meningkat Rp1.300 per liter dibandingkan bulan sebelumnya. Konsumen yang menggunakan BBM jenis ini perlu memperhitungkan kenaikan tersebut dalam pengeluaran untuk kebutuhan kendaraan.
Produk lainnya yang mengalami kenaikan adalah Pertamax Green. Harga Pertamax Green pada September 2026 tercatat Rp19.150 per liter, naik dari Rp16.600 per liter pada Agustus.
Kenaikan juga berlaku pada Dexlite. Harga Dexlite kini berada di angka Rp23.700 per liter, sedangkan pada bulan sebelumnya produk tersebut masih dijual dengan harga Rp19.700 per liter.
Adapun Pertamina Dex menjadi salah satu produk dengan harga tertinggi dalam daftar BBM Pertamina. Per 14 September 2026, Pertamina Dex dibanderol Rp25.200 per liter. Harga tersebut naik dari Rp21.150 per liter pada Agustus 2026.
Perubahan harga ini membuat selisih antara BBM bersubsidi dan nonsubsidi semakin terlihat. Pertalite masih berada di angka Rp10.000 per liter, sedangkan sejumlah produk nonsubsidi seperti Pertamina Dex telah mencapai lebih dari Rp25.000 per liter.
Meski demikian, tidak semua BBM mengalami kenaikan. Pertamax masih berada di harga Rp15.950 per liter, sedangkan Pertalite dan Solar subsidi juga tetap pada harga sebelumnya.
Harga BBM nonsubsidi dapat mengalami perubahan sesuai kebijakan perusahaan dan kondisi yang menjadi dasar penetapan harga. Oleh karena itu, masyarakat perlu memantau informasi resmi Pertamina sebelum melakukan pengisian bahan bakar.
Konsumen juga dapat menyesuaikan pilihan BBM dengan kebutuhan kendaraan serta kemampuan pengeluaran. Penggunaan BBM tetap perlu memperhatikan rekomendasi spesifikasi kendaraan agar performa mesin tetap terjaga.
Dengan rincian harga per 14 September 2026 tersebut, pengguna kendaraan dapat memperkirakan biaya bahan bakar harian maupun bulanan. Kenaikan pada beberapa jenis BBM nonsubsidi menjadi faktor yang perlu diperhitungkan, terutama bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan dengan intensitas tinggi.***