Pengaruh Johan Cruyff hingga Van Gaal, Alasan Xavi Merasa Dekat dengan Belanda

Indonesiaku.co – Penunjukan Xavi Hernandez sebagai pelatih tim nasional Belanda bukan sekadar langkah profesional biasa. Bagi mantan gelandang Barcelona itu, Belanda memiliki arti khusus dalam perjalanan kariernya.

Setelah diumumkan oleh KNVB sebagai pelatih baru Oranje, Xavi mengungkapkan bahwa banyak tokoh sepak bola Belanda yang berpengaruh dalam pembentukan dirinya sebagai pemain maupun pelatih.

Nama Johan Cruyff menjadi sosok utama yang disebut Xavi. Cruyff dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam perkembangan filosofi sepak bola Barcelona melalui konsep permainan menyerang dan penguasaan bola.

Selain Cruyff, Xavi juga menyebut Rinus Michels, pelatih legendaris Belanda yang memperkenalkan konsep “Total Football”. Filosofi tersebut kemudian memengaruhi banyak generasi pemain dan pelatih.

Baca Juga:  Lionel Scaloni Pilih Cuti Romero Jadi Kapten Argentina, Ini Alasan dan Kandidat Lainnya

Louis van Gaal juga memiliki tempat khusus bagi Xavi. Van Gaal adalah pelatih yang memberikan kesempatan debut kepada Xavi di tim utama Barcelona.

Frank Rijkaard pun berperan besar dalam perkembangan karier Xavi. Bersama Rijkaard, Barcelona memasuki era kebangkitan yang kemudian dilanjutkan oleh generasi berikutnya.

Karena itu, Xavi menganggap dirinya sebagai bagian dari produk sepak bola Belanda. Nilai-nilai yang dipelajarinya selama berkarier kini ingin diterapkan bersama timnas Belanda.

Menurut Xavi, Belanda memiliki identitas sepak bola yang jelas. Permainan menyerang, kreativitas, dan penguasaan bola merupakan aspek yang menarik baginya.

Ia menegaskan bahwa kemenangan tetap menjadi tujuan utama. Namun, kemenangan ideal menurut Xavi adalah kemenangan yang dicapai melalui permainan menarik dan sesuai dengan karakter tim.

Baca Juga:  João Cancelo Rela Potong Gaji demi Kembali ke Barcelona

Tugas pertama Xavi adalah membangkitkan kembali semangat timnas Belanda setelah hasil kurang memuaskan pada Piala Dunia 2026. Belanda tersingkir lebih awal dan gagal memenuhi harapan publik.

Dengan pengalaman sebagai pemain juara dunia dan pelatih juara liga, Xavi diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi Oranje.

Kontrak hingga 2030 memberikan kesempatan bagi Xavi untuk membangun fondasi yang kuat. Ia tidak hanya dituntut meraih hasil cepat, tetapi juga menjaga identitas sepak bola Belanda.***

Add a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *