Indonesiaku.co – Kekalahan Timnas Indonesia dari Vietnam pada pertandingan ketiga Grup A Piala AFF 2026 memunculkan berbagai reaksi dari publik. Salah satu pemain yang menjadi sorotan adalah kapten tim, Rizky Ridho, yang mengakui melakukan sejumlah kesalahan dalam laga tersebut.
Meski demikian, Ridho menegaskan bahwa dirinya tidak ingin terpengaruh oleh komentar negatif yang beredar di media sosial. Ia memilih fokus melakukan evaluasi bersama tim agar mampu tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya.
Indonesia sebelumnya tampil meyakinkan dengan mengalahkan Kamboja 5-1 dan Timor Leste 3-0. Namun, tren positif tersebut terhenti setelah Vietnam berhasil meraih kemenangan tiga gol tanpa balas.
Ridho menyadari bahwa performanya dalam pertandingan tersebut belum maksimal. Sebagai pemain sekaligus kapten, ia menerima tanggung jawab atas berbagai kesalahan yang terjadi di lapangan.
Menurutnya, kritik merupakan hal yang biasa dalam sepak bola profesional. Pemain harus siap menerima berbagai penilaian ketika hasil pertandingan tidak sesuai harapan.
Namun, Ridho menegaskan bahwa ia hanya akan menerima kritik yang bersifat membangun. Komentar yang mengarah pada hal-hal negatif dipilih untuk diabaikan agar tidak mengganggu konsentrasi.
Ia menilai menjaga kondisi mental menjadi hal yang sangat penting menjelang pertandingan krusial melawan Singapura.
Sebagai pemimpin tim, Ridho juga memiliki tanggung jawab untuk membangkitkan semangat rekan-rekannya. Ia berencana melakukan komunikasi dengan seluruh pemain agar evaluasi dapat dilakukan secara menyeluruh.
Selain memperbaiki kesalahan individu, Indonesia juga harus meningkatkan kerja sama tim, komunikasi di lapangan, serta menjalankan strategi pelatih John Herdman dengan lebih disiplin.
Pertandingan melawan Singapura akan menjadi laga terakhir Indonesia di fase grup. Hasil dari pertandingan tersebut akan menentukan apakah skuad Garuda berhasil melangkah ke babak semifinal atau harus mengakhiri perjalanan di turnamen.
Ridho berharap seluruh pemain mampu menjadikan kekalahan dari Vietnam sebagai motivasi untuk tampil lebih baik. Ia percaya tim masih memiliki peluang besar apabila mampu memperbaiki kelemahan yang terlihat pada pertandingan sebelumnya.
Baginya, kritik yang membangun merupakan bagian dari proses menjadi pemain yang lebih baik. Sementara itu, komentar negatif tidak boleh mengganggu fokus dalam mempersiapkan pertandingan yang sangat menentukan.
Dengan semangat untuk bangkit, Rizky Ridho kini mengalihkan seluruh perhatiannya kepada laga melawan Singapura. Ia berharap Timnas Indonesia mampu menunjukkan respons positif, memperbaiki performa, dan meraih hasil yang dibutuhkan untuk menjaga peluang melaju ke babak semifinal Piala AFF 2026.***