Gardu Listrik LRT Pancoran Rusak, Pria Tewas Tersengat Listrik

Indonesiaku.co – Insiden seorang pria tanpa identitas yang ditemukan tewas di sebuah gardu listrik kawasan Stasiun LRT Pancoran, Jakarta Selatan, mengungkap adanya kerusakan pada sejumlah aset kelistrikan milik PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jakarta Raya.

Pria tersebut ditemukan meninggal dunia pada Selasa (1/9) malam dan diduga tewas setelah tersengat listrik bertegangan tinggi. Setelah menerima informasi mengenai kejadian tersebut, PLN langsung melakukan pengecekan terhadap aset gardu hubung yang berada di sekitar lokasi.

Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jakarta Raya Haris Andika mengatakan pemeriksaan awal menemukan kerusakan pada beberapa bagian aset PLN. Salah satunya adalah pintu gardu hubung yang sebelumnya diketahui dalam kondisi terkunci.

Baca Juga:  Sebanyak 1.144 Personel PLN Dikerahkan untuk Pulihkan Listrik Flores Pascagempa

Saat petugas melakukan pemeriksaan, pintu tersebut ditemukan sudah rusak dan terbuka. Kondisi tersebut kemudian menjadi salah satu temuan penting dalam pemeriksaan aset setelah seorang pria ditemukan berada di dalam area gardu.

Selain kerusakan pada pintu, petugas PLN menemukan sejumlah kabel dan komponen di dalam gardu dalam kondisi yang tidak sebagaimana mestinya. PLN kemudian melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui kondisi aset secara keseluruhan.

Pihak PLN juga berkoordinasi dengan Kepolisian untuk melakukan investigasi. Pemeriksaan bersama tersebut diperlukan untuk mengetahui penyebab kerusakan sekaligus mengungkap kronologi kejadian yang menyebabkan pria tersebut berada di dalam gardu.

Sebelumnya, polisi menduga pria tersebut masuk ke area gardu dengan tujuan mengambil kabel. Dugaan tersebut muncul berdasarkan sejumlah barang yang ditemukan bersama korban, termasuk sebuah gergaji besi dan kantong plastik.

Baca Juga:  Alat Pemantauan Gunung Anak Krakatau Diduga Rusak akibat Material Erupsi

Berdasarkan pemeriksaan sementara, korban diduga masuk melalui bagian bawah gardu. Setelah berada di dalam, korban kemudian diduga naik menuju lantai dua. Di bagian tersebut, korban diduga terkena listrik bertegangan tinggi hingga meninggal dunia.

Gardu yang menjadi lokasi kejadian merupakan fasilitas kelistrikan yang digunakan untuk mendukung operasional LRT di kawasan Pancoran. Karena itu, pemeriksaan terhadap kondisi gardu dilakukan setelah proses evakuasi korban.

Dalam proses evakuasi, aliran listrik di lokasi sempat dimatikan sementara. Pemadaman dilakukan untuk mendukung keamanan petugas selama proses evakuasi berlangsung.

Meski aliran listrik sempat dimatikan, kondisi tersebut dipastikan tidak mengganggu operasional LRT. Aktivitas layanan LRT tetap dapat berjalan meskipun PLN melakukan penanganan di sekitar gardu.

Baca Juga:  Pelanggan PLN Batam Terdampak Blackout Tak Perlu Datang ke Kantor, Kompensasi Masuk Tagihan November

Hingga saat ini, penyebab pasti kerusakan pada aset gardu serta kronologi lengkap kejadian masih dalam tahap investigasi. PLN dan Kepolisian terus melakukan pemeriksaan untuk memastikan rangkaian peristiwa yang terjadi sebelum pria tersebut ditemukan meninggal dunia.***

Add a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *