Pesawat Cassa Diduga Milik TNI Tergelincir di Bandara Hasanuddin, Terjadi Sehari Setelah Insiden Sukhoi

Indonesiaku.co – Insiden pesawat kembali terjadi di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Maros, Sulawesi Selatan. Sebuah pesawat Cassa yang diduga milik TNI dilaporkan tergelincir di landasan pacu utara-selatan atau runway 03-21 pada Selasa (25/8) sekitar pukul 11.25 WITA.

Kabar mengenai pesawat yang tergelincir tersebut telah dikonfirmasi oleh pihak Bandara Sultan Hasanuddin. PGS Branch Communication and CSR Department Head Bandara Sultan Hasanuddin, Taufan Yudhistira, menyatakan bahwa informasi tersebut benar dan pesawat sedang mendapatkan penanganan.

“Informasi mengenai pesawat Cassa tergelincir memang benar dan saat ini sedang dalam penanganan,” kata Taufan di Makassar.

Menurut keterangan pihak bandara, kejadian tersebut terjadi pada landasan pacu utara-selatan dengan kode runway 03-21. Informasi awal mengenai insiden juga diketahui dari video yang beredar di media sosial.

Baca Juga:  Hujan Mengguyur Banyuasin hingga Palembang, TNI AU Lanjutkan Dukungan Modifikasi Cuaca

Taufan membenarkan bahwa video tersebut memperlihatkan kejadian yang berlangsung di Bandara Sultan Hasanuddin. Namun, pada tahap awal penanganan, pihak bandara belum mengungkap secara lengkap penyebab pesawat mengalami kecelakaan di landasan.

Status pesawat tersebut juga disebut sebagai Cassa yang diduga milik TNI. Keterangan awal belum merinci identitas pesawat, satuan yang mengoperasikan, maupun misi penerbangan yang sedang dijalankan saat kejadian.

Peristiwa tersebut menarik perhatian karena terjadi hanya satu hari setelah pesawat militer lainnya mengalami insiden di bandara yang sama. Sehari sebelumnya, jet tempur Sukhoi milik TNI AU dilaporkan tergelincir di landasan pacu sisi barat atau runway 13.

Kedua kejadian tersebut berlangsung dalam waktu yang berdekatan, tetapi melibatkan pesawat berbeda dan berada di runway yang berbeda. Pesawat Sukhoi mengalami insiden di runway 13, sementara pesawat Cassa tergelincir di runway 03-21.

Baca Juga:  Goa Rangko hingga Kelimutu Ditutup Sementara, Keamanan Wisatawan Jadi Prioritas

Rangkaian kejadian tersebut membuat kondisi operasional di Bandara Sultan Hasanuddin menjadi perhatian. Setiap insiden yang terjadi di landasan pacu membutuhkan penanganan cepat karena area tersebut merupakan bagian penting dalam aktivitas penerbangan.

Pihak bandara memastikan personel telah berada di lokasi untuk menangani pesawat Cassa yang tergelincir. Penanganan dilakukan untuk mengamankan pesawat sekaligus memastikan kondisi kawasan landasan tetap terkendali.

Hingga keterangan awal tersebut disampaikan, belum terdapat informasi terperinci mengenai adanya korban maupun tingkat kerusakan pesawat akibat insiden. Informasi mengenai penyebab tergelincirnya pesawat juga masih belum dijelaskan.

Pihak berwenang diperkirakan akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui faktor yang menyebabkan pesawat Cassa tergelincir. Pemeriksaan semacam itu diperlukan untuk memastikan kronologi kejadian dan menentukan langkah keselamatan berikutnya.

Baca Juga:  Hari ke-12 SAR KMP Virgo Transport 8 Fokus Penyelaman dan Evakuasi Korban yang Masih Terjebak

Bandara Sultan Hasanuddin sendiri memiliki posisi strategis sebagai salah satu pintu gerbang transportasi udara di kawasan Indonesia timur. Karena itu, setiap gangguan terhadap fasilitas penerbangan mendapat perhatian besar dari pengelola maupun masyarakat.

Sampai saat ini, pihak bandara masih fokus menangani insiden tersebut. Masyarakat juga diimbau menunggu informasi resmi dari pihak berwenang dan tidak menyimpulkan penyebab kejadian berdasarkan informasi yang belum terverifikasi.***

Add a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *