Tragedi Kebakaran Menteng Dalam, Empat Orang Meninggal dan Satu Terluka

Indonesiaku.co – Kebakaran rumah di Jalan Rasamala II, Menteng Dalam, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, pada Senin dini hari berakhir tragis. Empat orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka akibat peristiwa tersebut.

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan menerima informasi mengenai kebakaran sekitar pukul 03.20 WIB. Untuk menangani kobaran api, sebanyak 21 unit mobil pemadam kebakaran dengan 86 personel dikerahkan ke lokasi.

Kebakaran terjadi di sebuah rumah berlantai dua yang berada di kawasan perumahan. Warga setempat kemudian memberikan kesaksian mengenai kondisi ketika api pertama kali muncul.

Salah seorang warga, Sabrina, mengatakan kebakaran diduga bermula dari lampu neon yang mengalami korsleting. Lampu di bagian depan rumah disebut meledak dan kemudian api menyambar kabel listrik yang berada di sekitar tiang.

Baca Juga:  Api Bermula dari Panel Listrik Lantai 8 Kebakaran Apartemen Teluk Intan Menjalar ke Lima Lantai

Menurut Sabrina, api berkembang dengan cepat. Dalam waktu kurang dari 10 menit, kobaran disebut telah membesar dan merambat ke bagian belakang serta bagian atas bangunan.

Warga yang mengetahui kejadian langsung keluar rumah. Salah seorang penghuni rumah juga disebut sempat berteriak meminta pertolongan ketika ledakan pertama terjadi.

Rumah tersebut diketahui dihuni oleh tiga orang, yakni pasangan suami istri lanjut usia dan seorang anak yang diperkirakan berusia sekitar 30 hingga 35 tahun. Sementara bangunan yang berada di sebelahnya digunakan sebagai tempat usaha fotokopi dan kos-kosan.

Sejumlah penghuni kos disebut berupaya menyelamatkan diri ketika api membesar. Dua orang dilaporkan melompat dari sisi kiri dan kanan bangunan, sedangkan satu penghuni lainnya disebut berusaha melewati kobaran api.

Baca Juga:  Tiga Kali Erupsi dalam Sehari, Aktivitas Gunung Anak Krakatau Terus Dipantau

Kondisi semakin sulit karena akses keluar dari rumah korban disebut hanya melalui satu jalur. Warga pun berusaha memberikan pertolongan sembari menunggu petugas pemadam kebakaran tiba.

Sabrina menyebut petugas pemadam tiba sekitar 15 hingga 20 menit setelah kejadian. Warga sebelumnya dikabarkan mengalami kesulitan menghubungi petugas melalui telepon sehingga mendatangi langsung pihak pemadam untuk meminta bantuan.

Petugas kemudian melakukan pemadaman sekaligus evakuasi. Hingga pukul 05.02 WIB, proses penanganan masih berada pada tahap pendinginan. Warga menyebut api baru benar-benar padam sekitar pukul 07.00 WIB.

Empat orang dinyatakan meninggal dunia dan satu orang mengalami luka. Terkait korban selamat, Sabrina menyebut ada informasi bahwa sebagian korban dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo dan Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Namun, ia belum mengetahui secara pasti kondisi seluruh korban.

Baca Juga:  Gelombang Panas Perparah Kebakaran Hutan di Prancis, Ribuan Hektare Lahan Hangus dan 12.000 Warga Mengungsi

Sementara itu, Gulkarmat Jakarta Selatan masih melakukan pendataan mengenai penyebab, kronologi, dan kerugian akibat kebakaran. Dugaan korsleting lampu neon yang disampaikan warga belum dapat dipastikan sebagai penyebab resmi sebelum pemeriksaan selesai.

Peristiwa ini menjadi perhatian karena terjadi pada dini hari dan menimbulkan korban jiwa. Penanganan serta pendataan terus dilakukan untuk memastikan seluruh informasi mengenai kejadian dapat diketahui secara akurat.***

Add a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *