Indonesiaku.co – Persija Jakarta membuat langkah penting dalam persiapan menghadapi musim kompetisi 2026/2027 dengan merekrut Alexander Jeremejeff. Penyerang asal Swedia tersebut resmi bergabung dengan Macan Kemayoran untuk durasi dua musim.
Kehadiran Alex diharapkan dapat memberikan solusi terhadap kebutuhan Persija di sektor penyerangan. Pelatih Shin Tae-yong menyebut sang pemain sebagai striker yang bagus dan menilai kehadirannya dapat mengatasi persoalan di posisi penyerang tengah yang selama ini menjadi perhatian pendukung Persija.
Alex bukan pemain yang datang tanpa pengalaman. Sepanjang kariernya, ia telah memperkuat sejumlah klub di Eropa. Ia memiliki pengalaman di kompetisi Swedia, Jerman, Belanda dan Yunani. Pengalaman tersebut membuatnya memiliki pemahaman mengenai berbagai karakter permainan di level klub Eropa.
Pemain berusia 32 tahun itu juga memiliki postur 192 sentimeter. Dengan tubuh yang tinggi, Alex dapat menjadi pilihan untuk memainkan peran sebagai penyerang tengah. Namun, kontribusinya tentu tidak hanya akan ditentukan oleh postur, melainkan juga kemampuan beradaptasi dengan strategi permainan Persija.
Karier profesional Alex dimulai pada 2012 bersama Orgryte. Setelah berkembang dari tim junior, ia mendapatkan kesempatan untuk naik ke level profesional. Pada 2013, ia kemudian bergabung dengan Qviding FIF.
Setahun kemudian, Alex memperkuat Hacken. Klub tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan kariernya di Swedia. Setelah memperkuat Hacken hingga 2016, Alex pindah ke Malmo dan bermain di klub tersebut pada periode 2016 hingga 2018.
Ia kemudian kembali ke Hacken pada 2019. Pada tahun yang sama, Alex mengambil langkah baru dalam kariernya dengan mencoba atmosfer sepak bola Jerman bersama Dynamo Dresden. Pengalaman di luar Swedia menjadi bagian dari perjalanan panjangnya sebagai pemain profesional.
Pada 2020, Alex sempat dipinjamkan ke FC Twente di Belanda. Setelah masa peminjaman tersebut, ia kembali memperkuat Hacken dan menjalani periode keduanya bersama klub itu hingga 2023.
Karier Alex kemudian berlanjut ke Yunani. Ia memperkuat Panathinaikos sejak 2023 dan sempat menjalani masa peminjaman di Levadiakos. Setelah itu, ia melanjutkan karier bersama PAOK pada 2026.
Selain pengalaman bermain di berbagai negara, Alex juga pernah merasakan kompetisi Eropa. Ia tampil dalam kualifikasi Liga Eropa UEFA dan Liga Eropa UEFA. Pengalaman tersebut menjadi nilai tambah ketika ia memulai petualangan baru bersama Persija.
Catatan produktivitasnya juga cukup menonjol. Pada musim 2021/2022, Alex berhasil menjadi top skor Liga Swedia setelah mencetak 22 gol. Catatan tersebut menunjukkan bahwa ia pernah berada dalam periode produktif sebagai seorang penyerang.
Alex juga memiliki pengalaman meraih gelar. Ia menjadi bagian dari tim yang menjuarai Liga Swedia pada 2016, 2017 dan 2022. Selain itu, ia turut mengantarkan tim meraih Piala Swedia pada 2016 dan 2019. Di Yunani, ia juga pernah merasakan gelar Liga Yunani pada 2024.
Di level internasional, Alex sempat mendapatkan kesempatan memperkuat Timnas Swedia pada 2019. Pengalaman tersebut melengkapi perjalanan kariernya yang cukup panjang.
Kini, semua pengalaman tersebut akan dibawa ke Indonesia. Alex mengaku sangat antusias menjadi bagian dari Persija. Ia juga sudah mengetahui nama besar Persija sebelum menerima tawaran untuk bergabung.
Menurut Alex, dirinya tertarik ketika mengetahui Persija menginginkannya. Ia menyebut Persija sebagai klub terbesar di Indonesia dan merasa senang akhirnya dapat bergabung.
Langkah berikutnya adalah beradaptasi dengan tim. Alex ingin memahami keinginan Shin Tae-yong dalam menerapkan strategi serta membangun hubungan yang baik dengan pemain lainnya.
Kehadiran Alex membuat persaingan di lini depan Persija semakin menarik. Dengan pengalaman, kemampuan mencetak gol dan koleksi gelar yang dimiliki, striker asal Swedia itu diharapkan mampu menjadi salah satu tumpuan Persija pada musim 2026/2027.***