Indonesiaku.co – Keberhasilan Timnas U20 Indonesia melaju ke putaran final Piala Asia U20 2027 menambah catatan positif Nova Arianto dalam menangani tim kelompok umur Indonesia. Pelatih tersebut kembali mengantarkan skuad muda Tanah Air ke ajang kontinental setelah sebelumnya sukses bersama Timnas U17.
Tiket ke Piala Asia U20 2027 dipastikan setelah Indonesia mengalahkan Australia dengan skor 2-0 pada laga terakhir Grup H kualifikasi di Lao National Stadium KM16, Laos, Minggu. Dua gol kemenangan Indonesia masing-masing dicetak Theodore Evan Leeming pada menit ke-28 dan Amar Brkic pada menit ke-90+3.
Hasil tersebut sekaligus menjadi penutup positif perjalanan Indonesia di babak kualifikasi. Menghadapi Australia, Garuda Muda mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir dan memastikan langkah menuju putaran final yang akan berlangsung di China pada Maret 2027.
Nova Arianto memberikan apresiasi terhadap performa para pemain. Ia mengatakan keberhasilan Indonesia tidak dapat dilepaskan dari kerja keras yang dilakukan bersama oleh pemain, staf pelatih, serta staf ofisial.
Menurut Nova, kerja sama menjadi kunci utama dalam keberhasilan tersebut. Setiap elemen tim memiliki peran dalam membantu Indonesia melewati babak kualifikasi hingga akhirnya mendapatkan tiket ke putaran final.
Pencapaian kali ini memiliki makna tersendiri bagi Nova. Pada 2025, ia juga menjadi sosok yang membawa Timnas U17 Indonesia lolos ke Piala Asia U17. Perjalanan tersebut kemudian berlanjut hingga Piala Dunia U17.
Kini, Nova kembali mendapatkan kepercayaan menangani kelompok usia muda Indonesia. Keberhasilan membawa Timnas U20 ke Piala Asia menjadi bukti bahwa pengalaman yang diperolehnya bersama tim kelompok umur dapat menjadi modal dalam menghadapi persaingan di level Asia.
Meski demikian, Nova menyadari bahwa perjuangan belum selesai. Ia berharap para pemain tidak berhenti berkembang setelah memastikan kelolosan. Sebaliknya, kemenangan atas Australia harus menjadi bagian dari proses untuk meningkatkan kesiapan menuju turnamen yang lebih besar.
Nova juga menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut. Ia mengapresiasi para pemain yang telah memberikan kerja keras sepanjang pertandingan melawan Australia.
Kapten Timnas U20 Indonesia I Putu Panji Apriawan turut menyoroti faktor kekompakan. Menurut bek tengah berusia 18 tahun tersebut, para pemain memiliki semangat yang sama untuk memberikan hasil terbaik.
Putu Panji juga mengatakan seluruh pemain mampu menjalankan instruksi Nova Arianto dengan baik. Kepatuhan terhadap strategi pelatih dan semangat kolektif menjadi bagian penting dalam keberhasilan mengatasi Australia.
Setelah lolos ke Piala Asia U20 2027, Putu Panji menyebut fokus tim akan diarahkan kepada persiapan yang lebih matang. Indonesia ingin memanfaatkan kesempatan tersebut untuk tampil sebaik mungkin di panggung Asia.
Piala Asia U20 2027 juga menjadi kompetisi penting karena memiliki hubungan dengan perebutan tiket Piala Dunia U20 2027 di Azerbaijan dan Uzbekistan. Empat tim yang berhasil mencapai semifinal Piala Asia U20 akan memperoleh kesempatan tampil di kejuaraan dunia kelompok usia tersebut.
Indonesia memiliki pengalaman kurang menggembirakan pada Piala Asia U20 2025. Ketika itu, skuad yang dilatih Indra Sjafri terhenti di fase grup setelah menempati peringkat ketiga Grup C dengan satu poin.
Indonesia kalah dari Iran dan Uzbekistan serta bermain imbang 0-0 melawan Yaman. Catatan tersebut menjadi pengalaman penting yang dapat dijadikan bahan evaluasi untuk menghadapi edisi 2027.
Dengan Nova Arianto sebagai pelatih, Timnas U20 Indonesia kini memiliki kesempatan untuk memperbaiki pencapaian tersebut. Tantangan di China akan lebih besar, tetapi kemenangan atas Australia memberikan modal kepercayaan diri bagi Garuda Muda sebelum memasuki persaingan putaran final.***