Indonesiaku.co – Delapan klub telah memastikan tempat pada FIBA WASL Final 8 2026 yang akan berlangsung di Lebanon. Kompetisi tahap akhir tersebut dijadwalkan dimulai pada 25 September dan berakhir 1 Oktober, dengan persaingan diawali melalui fase grup yang terbagi ke dalam dua grup.
Sebelum kompetisi berlangsung, FIBA telah menetapkan pembagian delapan peserta ke dalam dua pot. Pembagian tersebut didasarkan pada posisi akhir klub pada fase grup liga subzona.
Pot pertama terdiri atas Al Riyadi Beirut dari Lebanon, Shahrdari Gorgan dari Iran, Ittihad Club dari Arab Saudi, dan Al Ula yang juga berasal dari Arab Saudi.
Empat klub lainnya masuk ke pot kedua. Mereka adalah Sagesse BC dari Lebanon, Indian Railways dari India, Kuwait SC dari Kuwait, serta Al Arabi dari Qatar.
Pembagian pot menjadi bagian penting dalam proses pengundian karena delapan klub akan ditempatkan ke dalam dua grup. Undian tersebut dijadwalkan berlangsung di Beirut, Lebanon, pada 3 September 2026.
FIBA memastikan pengundian dapat disaksikan oleh publik melalui siaran langsung di kanal YouTube resmi FIBA. Dengan pengundian tersebut, para peserta akan mengetahui lawan yang akan dihadapi pada fase awal Final 8.
Format kompetisi pada tahap grup menggunakan sistem round-robin. Setiap grup akan dihuni empat tim dan seluruh peserta akan saling berhadapan.
Dengan empat klub dalam satu grup, setiap tim akan memainkan pertandingan melawan tiga lawan berbeda. Hasil pertandingan kemudian menentukan posisi masing-masing klub dalam klasemen grup.
Format tersebut membuat konsistensi menjadi salah satu faktor penting. Klub tidak hanya membutuhkan satu kemenangan besar, tetapi harus mampu mengumpulkan hasil positif dalam rangkaian pertandingan fase grup.
Setelah seluruh pertandingan fase grup selesai, hanya dua tim dengan posisi teratas dari masing-masing grup yang akan mendapatkan tiket ke semifinal. Dengan demikian, empat klub akan melanjutkan persaingan pada babak gugur.
Semifinal menjadi tahap penting karena kesalahan kecil dapat mengakhiri perjalanan sebuah tim. Empat klub yang lolos akan berusaha mengamankan kemenangan untuk mendapatkan tempat di pertandingan puncak.
Keberadaan Al Riyadi Beirut dan Sagesse BC membuat Lebanon memiliki dua wakil pada Final 8. Sebagai negara tuan rumah, Lebanon juga akan menjadi lokasi berlangsungnya seluruh rangkaian tahap akhir kompetisi.
Arab Saudi menjadi negara dengan jumlah peserta terbanyak dalam daftar yang telah diumumkan, yakni Ittihad Club dan Al Ula. Kedua klub tersebut berada di pot pertama berdasarkan posisi mereka pada fase sebelumnya.
Shahrdari Gorgan menjadi wakil Iran, sedangkan India diwakili Indian Railways. Kuwait SC tampil sebagai wakil Kuwait dan Al Arabi menjadi wakil Qatar.
Daftar peserta tersebut terbentuk setelah BC Astana dari Kazakhstan mengundurkan diri. Pengunduran diri tersebut kemudian membuat susunan peserta Final 8 mengalami perubahan dan Kantor Regional FIBA Asia mengonfirmasi daftar akhir delapan klub.
Dengan jumlah peserta yang telah lengkap, FIBA kini memasuki tahap persiapan menuju pengundian grup. Hasil undian akan menentukan bagaimana delapan klub tersebut terbagi ke dalam dua grup.
Bagi klub yang berada di pot pertama maupun pot kedua, undian tetap menjadi bagian penting karena komposisi lawan akan menentukan jalur mereka pada fase grup. Setiap tim harus mempersiapkan strategi sesuai karakter lawan yang nantinya berada dalam grup yang sama.
FIBA WASL Final 8 2026 dijadwalkan berlangsung di Lebanon mulai 25 September. Kompetisi kemudian berlanjut hingga 1 Oktober untuk menentukan tim yang mampu menjadi yang terbaik pada tahap akhir kompetisi regional tersebut.
Dengan hanya empat tiket semifinal yang tersedia, delapan klub memiliki target yang sama, yaitu finis di dua besar grup masing-masing. Pertandingan round-robin nantinya menjadi ujian awal sebelum persaingan memasuki babak semifinal.
Undian pada 3 September akan menjadi momentum penting bagi seluruh peserta. Setelah mengetahui komposisi grup, klub dapat menyusun persiapan akhir sebelum tampil di Lebanon pada akhir September.***