Vivo Watch 6 Punya Pilihan Titanium dan Stainless Steel, Harga Mulai Rp2,6 Jutaan

Indonesiaku.co – Vivo memperkenalkan Vivo Watch 6 sebagai jam tangan pintar terbaru yang hadir dengan sejumlah pilihan material dan konektivitas. Perangkat tersebut menjadi bagian dari jajaran perangkat baru Vivo yang diperkenalkan bersama seri ponsel pintar X500 dan earbuds clip on.

Vivo Watch 6 hadir dalam satu ukuran, yakni 45 milimeter. Untuk material casing, Vivo menyediakan dua pilihan, yaitu stainless steel dan titanium.

Model stainless steel tersedia dalam dua pilihan warna, Wilderness dan Moonlight. Sementara model titanium memiliki pilihan yang lebih terbatas dan hanya tersedia dengan dukungan data seluler.

Dari sisi harga, Vivo Watch 6 model stainless steel tanpa dukungan data seluler dibanderol 999 Yuan atau sekitar Rp2,6 jutaan. Model tersebut menjadi varian dengan harga paling rendah dalam jajaran Vivo Watch 6 yang diperkenalkan.

Baca Juga:  Tak Lagi Cuma Vertikal, Lenovo Dikabarkan Garap Laptop Layar Gulung Horizontal

Sementara itu, versi stainless steel dengan dukungan data seluler ditawarkan seharga 1399 Yuan atau sekitar Rp3,7 jutaan. Adapun model titanium dengan dukungan data seluler dibanderol 1999 Yuan atau sekitar Rp5,3 jutaan.

Selain perbedaan material dan konektivitas, Vivo Watch 6 juga membawa layar AMOLED berukuran 1,47 inci. Layar tersebut memiliki resolusi 466 x 466 piksel dengan refresh rate 60Hz.

Vivo memberikan lapisan kristal safir pada layar Vivo Watch 6. Perangkat tersebut juga mempunyai bezel berukuran 1,49 milimeter dan tingkat kecerahan puncak hingga 3500 nits.

Dengan tingkat kecerahan tersebut, Vivo menyebut jam tangan pintar ini cocok digunakan di luar ruangan karena layar dapat memberikan visibilitas yang jelas.

Baca Juga:  Teknologi Kaca Berketebalan Variabel Disorot Usai Muncul Laporan soal Layar iPhone Duo

Untuk daya tahan baterai, Vivo Watch 6 dapat digunakan hingga 21 hari dalam penggunaan ringan. Ketika Always-On Display diaktifkan, daya tahan yang ditawarkan mencapai enam hari.

Sementara ketika perangkat terhubung menggunakan konektivitas eSIM, baterai dapat bertahan hingga empat hari. Durasi penggunaan tersebut dapat berbeda sesuai dengan fitur dan konektivitas yang digunakan.

Vivo Watch 6 juga dilengkapi dengan sejumlah sensor. Perangkat tersebut memiliki sensor detak jantung dan pengukur oksigen di dalam darah.

Sensor lainnya meliputi akselerometer, giroskop, sensor geomagnetik, barometer, dan sensor cahaya. Untuk konektivitas, perangkat mendukung Bluetooth 5.4, NFC, serta GPS frekuensi ganda.

Jam tangan pintar ini juga dilengkapi mikrofon dan speaker. Sementara sistem operasinya menggunakan Vivo BlueOS 4.0.

Baca Juga:  Galaxy Tab S12+ dan S12 Ultra Disebut Bawa Baterai Lebih Besar hingga 11.600mAh

Saat ini, Vivo Watch 6 masih dipasarkan secara terbatas di China. Belum ada kepastian apakah Vivo akan membawa perangkat wearable tersebut ke pasar global.

Dengan pilihan material yang berbeda, Vivo Watch 6 memberikan beberapa opsi bagi pengguna di pasar China. Model stainless steel tersedia tanpa maupun dengan dukungan data seluler, sedangkan versi titanium hanya tersedia dengan dukungan data seluler.

Kehadiran beberapa varian tersebut melengkapi fitur Vivo Watch 6 yang juga menawarkan layar berlapis kristal safir, sensor kesehatan, konektivitas GPS frekuensi ganda, serta daya tahan baterai hingga 21 hari untuk penggunaan ringan.***

Add a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *