Harga Minyak Brent Tembus 111,40 Dolar AS per Barel di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Indonesiaku.co – Harga minyak dunia mengalami kenaikan tajam pada perdagangan Kamis, 22 Oktober, seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap keamanan fasilitas energi di Timur Tengah.

Minyak mentah Brent tercatat diperdagangkan pada level 111,40 dolar AS per barel, naik 2,4 persen. Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) meningkat 2,22 persen menjadi 99,30 dolar AS per barel.

Kenaikan harga tersebut terjadi setelah serangan pesawat nirawak atau drone terhadap ladang minyak Shaybah milik Saudi Aramco memunculkan kekhawatiran mengenai kemungkinan terganggunya pasokan energi.

Serangan yang dilaporkan menewaskan dua orang itu membuat pelaku pasar kembali memperhitungkan risiko keamanan terhadap fasilitas produksi minyak di kawasan tersebut.

Perhatian pasar juga tertuju pada pernyataan kelompok Houthi atau Ansarullah Yaman yang mengumumkan rencana untuk menyerang infrastruktur minyak Arab Saudi di Yanbu dan Bandara Dammam. Ancaman terhadap fasilitas energi penting meningkatkan kekhawatiran bahwa ketegangan regional dapat berdampak lebih luas terhadap produksi maupun distribusi minyak.

Baca Juga:  Seluruh Dapur MBG Diminta Terhubung ke CCTV Pusat, BGN Perkuat Pengawasan Real-Time

Selain serangan terhadap ladang minyak Shaybah, laporan mengenai serangkaian serangan rudal dan drone Ansarullah dalam kurun waktu 48 jam turut memperbesar perhatian terhadap situasi keamanan. Sasaran yang disebutkan meliputi Kementerian Pertahanan Arab Saudi di Riyadh, Bandara Internasional King Fahd di Dammam, fasilitas Aramco di Yanbu, serta Bandara Internasional Abha di wilayah barat daya Arab Saudi.

Juru Bicara Militer Ansarullah, Yahya Sarea, mengklaim bahwa seluruh target terkena secara langsung. Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan gangguan pada lalu lintas udara dan kebakaran di fasilitas minyak. Klaim tersebut menjadi bagian dari perkembangan konflik yang dipantau pasar, sementara dampak keseluruhan terhadap pasokan energi perlu dilihat berdasarkan perkembangan berikutnya.

Baca Juga:  Gianni Infantino Diisukan Masuk Bursa Sekjen PBB, Trump Nilai Presiden FIFA Mampu Satukan Dunia

Kekhawatiran terhadap keamanan kawasan juga terlihat dari keputusan Amerika Serikat untuk memerintahkan sebagian personel dan anggota keluarga mereka meninggalkan misi diplomatik AS di Arab Saudi. Langkah tersebut menambah perhatian terhadap risiko ketegangan yang lebih luas.

Kenaikan harga minyak tidak hanya berpengaruh terhadap pasar komoditas, tetapi juga dapat memengaruhi sentimen di pasar keuangan negara lain. Indonesia, misalnya, mencatat pelemahan rupiah pada pembukaan perdagangan Jumat sebesar 14 poin atau 0,08 persen ke posisi Rp18.074 per dolar AS, dari penutupan sebelumnya Rp18.060 per dolar AS.

Kepala Ekonom Permata Bank, Josua Pardede, menilai lonjakan harga minyak global menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pelemahan rupiah. Harga energi yang meningkat dapat menimbulkan perhatian terhadap biaya impor dan tekanan ekonomi, meskipun nilai tukar juga dipengaruhi berbagai faktor lain.

Baca Juga:  Dynamic Island dan Logo Apple Menyala Kembali, MacBook Pro Terbaru Hadir dengan Desain Berbeda

Bagi negara yang membutuhkan impor energi, kenaikan harga minyak dapat meningkatkan biaya pembayaran dalam valuta asing. Perubahan tersebut berpotensi memengaruhi kebutuhan dolar AS dan ekspektasi pelaku pasar, bergantung pada kondisi perdagangan energi serta respons kebijakan pemerintah.

Kenaikan Brent hingga 111,40 dolar AS per barel dan WTI ke 99,30 dolar AS per barel memperlihatkan kuatnya perhatian pasar terhadap risiko geopolitik. Namun, keberlanjutan kenaikan harga minyak akan bergantung pada perkembangan konflik, kondisi pasokan, dan kepastian distribusi energi.

Pelaku pasar akan terus mencermati situasi Timur Tengah karena gangguan terhadap infrastruktur energi dapat menimbulkan perubahan harga yang cepat. Perkembangan tersebut juga berpotensi memengaruhi sentimen mata uang dan aset keuangan di berbagai negara, termasuk Indonesia.***

Add a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *