Susur Sungai Pucok Krueng, Cara Menikmati Keindahan Alam Aceh Besar

Indonesiaku.co – Pucok Krueng di Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, semakin dikenal sebagai destinasi wisata alam yang menawarkan pengalaman lebih dari sekadar menikmati pemandangan.

Selain kolam alami berwarna biru kehijauan, kawasan ini juga menarik perhatian wisatawan melalui aktivitas susur sungai yang memungkinkan pengunjung melihat keindahan alam dari sudut berbeda.

Pucok Krueng berada di Desa Mon Ikeun, kawasan yang memiliki bentang alam karst dan sumber air alami. Air muncul dari celah gua di kaki tebing kapur, kemudian membentuk kolam dan aliran sungai. Kejernihan air serta lingkungan hijau di sekitarnya menjadi daya tarik yang membuat wisatawan tertarik berkunjung.

Aktivitas susur sungai memberikan pengalaman untuk menikmati kawasan secara lebih dekat. Wisatawan dapat melihat aliran air, pepohonan, dan bentang alam yang tidak selalu terlihat dari satu titik kunjungan. Perjalanan menyusuri sungai juga menawarkan suasana berbeda dibandingkan kegiatan wisata yang hanya berpusat di tepian kolam.

Baca Juga:  Aqua Planet Jeju Hadirkan Oceans of Jeju hingga Pertunjukan Ocean Arena untuk Wisatawan

Popularitas aktivitas ini meningkat setelah pengalaman pengunjung dan pembuat konten dibagikan melalui media sosial. Pada Agustus 2026, aktivitas susur sungai di Pucok Krueng dilaporkan menarik perhatian wisatawan. Seorang pengelola sekaligus pengemudi perahu menyebutkan bahwa jumlah pengunjung yang mengikuti perjalanan tersebut pada akhir pekan dapat mencapai sekitar 60 hingga 70 orang dalam sehari. Tarif yang dilaporkan saat itu sekitar Rp25.000 per orang. Informasi tersebut merupakan gambaran pada periode pemberitaan dan dapat berubah sesuai kebijakan pengelola.

Selain susur sungai, wisatawan dapat menikmati pemandangan di sekitar kolam alami. Air yang jernih, tebing batu kapur, dan vegetasi hijau membentuk lanskap yang cocok untuk berfoto. Pengunjung juga dapat beristirahat sambil menikmati suasana tanpa harus melakukan banyak aktivitas fisik.

Baca Juga:  Metropolitan Museum of Art di Central Park Punya Sejarah Panjang Sejak Tahun 1870

Meski demikian, wisatawan perlu memahami bahwa kegiatan di sungai tetap memiliki risiko. Kondisi arus, kedalaman air, cuaca, dan permukaan batu dapat berubah. Pengunjung yang mengikuti susur sungai sebaiknya mematuhi arahan pengelola, menggunakan perlengkapan keselamatan yang disediakan, dan tidak melakukan tindakan berbahaya demi mendapatkan foto atau video.

Perjalanan menuju Pucok Krueng dapat ditempuh dari Banda Aceh melalui kawasan Lhoknga. Akses masuk menuju lokasi memiliki bagian jalan berbatu dan sempit, sehingga pengendara perlu berhati-hati. Sebaiknya wisatawan memeriksa kondisi cuaca dan mencari informasi terbaru mengenai akses serta operasional kegiatan sebelum berangkat.

Kehadiran aktivitas wisata juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar. Pengelola perjalanan, penyedia jasa, dan pelaku usaha lokal berpotensi mendapatkan manfaat ketika jumlah kunjungan meningkat. Namun, perkembangan tersebut perlu diimbangi dengan pengelolaan yang memperhatikan kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Baca Juga:  Gwaneumsa Temple di Jeju Mengajak Wisatawan Mengenal Sejarah dan Budaya Korea

Pucok Krueng menawarkan pengalaman yang memadukan keindahan alam dan kegiatan wisata air. Dengan mengikuti aturan keselamatan, menghormati lingkungan, serta menggunakan jasa pengelola secara bertanggung jawab, wisatawan dapat menikmati susur sungai sekaligus mengenal kekayaan alam Aceh Besar secara lebih dekat.***

Add a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *