Jannik Sinner Absen di US Open 2026, Dominasi Musim Ini Terhenti oleh Cedera

Indonesiaku.co – Perjalanan dominan Jannik Sinner sepanjang musim 2026 harus menghadapi hambatan setelah petenis nomor satu dunia tersebut mengumumkan mundur dari US Open. Cedera lutut kanan membuat Sinner belum dapat memastikan kondisi fisiknya untuk menghadapi turnamen Grand Slam yang dijadwalkan dimulai pada akhir Agustus.

Sinner dan timnya telah bekerja bersama tim medis untuk menangani cedera tersebut. Petenis berusia 25 tahun itu bahkan mulai kembali berlatih di lapangan di Monte Carlo dalam beberapa hari terakhir.

Latihan tersebut menjadi bagian dari upaya memantau perkembangan kondisi lututnya. Namun, setelah melalui proses evaluasi, Sinner menyadari bahwa dirinya masih membutuhkan waktu untuk mencapai kondisi yang benar-benar siap bertanding.

Karena itu, keputusan untuk tidak tampil di US Open akhirnya diambil. Sinner mengaku kecewa karena sangat ingin kembali ke New York. Ia memiliki hubungan khusus dengan turnamen tersebut setelah berhasil menjadi juara pada 2024.

Baca Juga:  Ben Shelton Gagal Juara US Open 2026, Zverev Bangkit dan Amankan Trofi di New York

US Open juga menjadi tempat penting dalam perkembangan karier Sinner. Setelah menjalani debut di ajang Grand Slam pada 2019, ia secara konsisten tampil di empat turnamen major setiap musim. Absennya pada 2026 menjadi pertama kalinya Sinner tidak mengikuti salah satu turnamen Grand Slam sejak debutnya.

Cedera tersebut datang ketika Sinner sedang menikmati salah satu musim terbaik dalam kariernya. Hingga memasuki periode US Open, ia telah meraih enam gelar dan mencatat 44 kemenangan dari 47 pertandingan, dengan hanya tiga kekalahan.

Prestasi tersebut diperkuat oleh keberhasilannya memenangkan lima turnamen ATP Masters 1000 pertama musim 2026. Sinner keluar sebagai juara di Indian Wells, Miami, Monte Carlo, Madrid, dan Roma.

Baca Juga:  George Brown Resmi Berseragam Bhayangkara FC, Pengalaman Liga Indonesia Jadi Modal Berharga

Performa tersebut membuat Sinner menjadi salah satu pemain paling dominan dalam kalender tenis tahun ini. Namun, jadwal padat dan tuntutan pertandingan tingkat tinggi membuat kebugaran menjadi faktor penting yang harus diperhatikan.

Penampilan terakhir Sinner terjadi di Wimbledon. Di turnamen tersebut, ia berhasil meraih gelar Grand Slam kelima dalam kariernya. Gelar tersebut juga menjadi gelar major pertamanya pada musim 2026.

Sinner memulai perjalanan Wimbledon dengan pertandingan berat melawan Miomir Kecmanovic. Ia harus bermain lima set untuk memastikan kemenangan. Setelah itu, Sinner mampu menjaga konsistensinya dan tidak kehilangan satu set pun hingga mencapai final.

Pada partai puncak, ia berhadapan dengan Alexander Zverev dan berhasil meraih kemenangan dalam empat set. Hasil tersebut mengantarkan Sinner kembali mengangkat trofi Grand Slam.

Baca Juga:  Tantangan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Dimulai Januari, Qatar Jadi Lawan Kedua

Setelah tidak dapat tampil di US Open, Sinner akan melanjutkan pemulihan di Eropa. Timnya akan terus mendampingi proses pemulihan dan memantau kondisi lutut kanan sebelum menentukan jadwal kompetisi berikutnya.

Sinner menargetkan kembali ke tur pada rangkaian pertandingan di Asia. Turnamen Beijing dan Shanghai menjadi dua ajang yang masuk dalam rencana comeback-nya.

US Open 2026 akan dimulai pada 30 Agustus. Dengan absennya Sinner, persaingan menuju gelar juara dipastikan berlangsung tanpa kehadiran pemain yang tengah memimpin peringkat dunia tersebut.***

Add a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *