Indonesiaku.co – Ezri Konsa berada di ambang kepindahan ke Arsenal setelah The Gunners dilaporkan mencapai kesepakatan dengan Aston Villa. Transfer bek berusia 28 tahun itu bernilai sekitar £51 juta atau Rp1,1 triliun, dengan tambahan bonus berdasarkan kesepakatan kedua klub.
Kepindahan tersebut menandai akhir perjalanan panjang Konsa bersama Aston Villa. Ia bergabung dengan Villa pada 2019 setelah sebelumnya memperkuat Brentford. Sejak saat itu, Konsa berkembang menjadi salah satu pemain penting dalam skuad klub asal Birmingham tersebut.
Selama membela Villa, Konsa telah tampil hampir 300 kali di berbagai kompetisi. Konsistensinya membuat ia menjadi bagian dari skuad utama yang membawa Aston Villa kembali bersaing di papan atas sepak bola Inggris.
Konsa juga memiliki peran penting dalam perjalanan Villa di kompetisi Eropa. Ia menjadi salah satu pemain yang diandalkan ketika klub tampil di Liga Champions pada musim 2024/2025.
Pada musim tersebut, Konsa menjadi starter dalam seluruh pertandingan fase tersebut kecuali satu pertandingan. Aston Villa kemudian melaju hingga perempat final sebelum langkah mereka dihentikan Paris Saint-Germain.
Performa bersama klub juga membuka jalan bagi Konsa untuk semakin sering memperkuat timnas Inggris. Ia menjadi bagian dari skuad Inggris pada Piala Dunia 2026 dan ikut membawa negaranya mencapai semifinal.
Konsa tampil sebagai starter dalam setiap pertandingan Inggris hingga semifinal melawan Argentina. Dalam pertandingan yang berakhir dengan kekalahan 1-2 tersebut, ia masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-72.
Setelah turnamen tersebut, Konsa mendapatkan waktu istirahat tambahan sebelum kembali ke Aston Villa. Namun, tidak lama setelah kembali, masa depannya berubah setelah Arsenal mencapai kesepakatan dengan Villa.
Arsenal menjadi klub yang paling serius mengejar Konsa karena membutuhkan tambahan kekuatan di lini pertahanan. Cedera Saliba dan Timber membuat Arteta perlu memiliki opsi tambahan untuk menghadapi jadwal pertandingan yang padat.
Bagi Arsenal, pengalaman Konsa di Premier League dan kompetisi Eropa menjadi keuntungan tersendiri. Ia tidak membutuhkan waktu panjang untuk beradaptasi dengan atmosfer sepak bola Inggris.
Konsa juga dapat dimainkan di dua posisi berbeda. Selain bek tengah, ia mampu menjalankan peran sebagai bek kanan. Kemampuan tersebut memberikan Arteta lebih banyak pilihan dalam menyusun lini pertahanan.
Dengan kesepakatan yang telah tercapai dan agenda pemeriksaan medis yang dijadwalkan, kepindahan Konsa ke Arsenal kini tinggal menunggu penyelesaian tahap akhir.***