Ada Patung Manusia di Dasar Laut Gili Meno, Spot Snorkeling Unik yang Bikin Penasaran

Indonesiaku.co – Gili Meno tidak hanya dikenal karena pantainya yang indah, tetapi juga memiliki daya tarik unik di bawah permukaan laut.

Pulau yang berada di Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, ini menjadi salah satu destinasi menarik bagi pencinta wisata bahari.

Salah satu ikon paling terkenal di kawasan tersebut adalah instalasi patung bawah laut bernama Nest.

Karya seni ini menampilkan puluhan patung berbentuk manusia yang disusun membentuk lingkaran di dasar perairan.

Instalasi tersebut dibuat oleh pematung asal Inggris, Jason deCaires Taylor, dan ditempatkan di kawasan perairan Gili Meno pada 2017.

Keberadaan patung-patung tersebut menghadirkan pengalaman berbeda bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan bawah laut.

Pengunjung dapat melihat bentuk instalasi tersebut melalui aktivitas snorkeling ketika kondisi perairan memungkinkan.

Baca Juga:  Tak Hanya Menawarkan Laut Jernih, Pulau Rubiah Juga Menyimpan Jejak Sejarah Karantina Haji

Lokasinya yang relatif dangkal membuat patung dapat terlihat dari permukaan air.

Keunikan lainnya terletak pada proses alami yang berlangsung setelah instalasi ditempatkan di dasar laut.

Seiring berjalannya waktu, permukaan patung mulai ditumbuhi organisme laut seperti karang dan spons.

Kondisi tersebut membuat karya seni tersebut semakin menyatu dengan ekosistem bawah laut di sekitarnya.

Selain menjadi objek wisata, keberadaan instalasi tersebut juga menghadirkan perpaduan menarik antara seni dan lingkungan laut.

Tidak mengherankan jika Nest menjadi salah satu lokasi yang banyak dikunjungi wisatawan ketika melakukan perjalanan snorkeling di kawasan Gili.

Namun, daya tarik bawah laut Gili Meno tidak hanya terbatas pada patung tersebut.

Pulau ini juga memiliki kawasan terumbu karang yang menjadi habitat berbagai jenis ikan tropis.

Baca Juga:  Susur Sungai Pucok Krueng, Cara Menikmati Keindahan Alam Aceh Besar

Wisatawan dapat menjumpai keindahan karang keras maupun karang lunak dengan bentuk dan warna yang beragam.

Salah satu kawasan yang dikenal adalah Meno Wall, yang menawarkan pemandangan terumbu karang dengan formasi dinding bawah laut.

Kawasan tersebut menjadi lokasi menarik bagi penyelam yang ingin menjelajahi kehidupan laut lebih dalam.

Selain terumbu karang, perairan sekitar Gili Meno juga menjadi habitat penyu laut.

Penyu hijau dan penyu sisik merupakan satwa yang dapat dijumpai di kawasan perairan sekitar pulau.

Pengalaman melihat satwa tersebut secara langsung menjadi salah satu hal yang membuat kegiatan snorkeling semakin berkesan.

Meski begitu, wisatawan perlu menjaga jarak dan tidak menyentuh penyu maupun organisme laut lainnya.

Baca Juga:  Mengenal Sejarah Taman Mayura Lombok, Dari Taman Kelepug hingga Menjadi Wisata Budaya

Penggunaan perlengkapan snorkeling yang sesuai juga penting agar aktivitas di laut dapat dilakukan dengan aman.

Selain menikmati dunia bawah laut, pengunjung dapat bersantai di pantai berpasir putih setelah selesai melakukan aktivitas air.

Suasana Gili Meno yang relatif tenang membuat perjalanan wisata terasa lebih santai.

Wisatawan juga bisa mengunjungi danau air asin yang berada di bagian tengah pulau sebagai alternatif kegiatan di daratan.

Keindahan alam dan keunikan instalasi patung bawah laut menjadikan Gili Meno memiliki karakter wisata tersendiri.

Destinasi ini cocok bagi pengunjung yang ingin merasakan pengalaman snorkeling sekaligus menikmati perpaduan seni, alam, dan kehidupan laut.***

Add a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *