Sumaya Tembus Final Teqball Asian Games Aichi Nagoya 2026 Usai Taklukkan Wakil India

Indonesiaku.co – Perjalanan Sumaya menuju final tunggal putri teqball Asian Games Aichi-Nagoya 2026 diwarnai aksi bangkit setelah beberapa kali tertinggal dari lawannya. Menghadapi wakil India Quimcy Joaquim Dsouza pada semifinal di Nagoya City Higashi Sports Center, Nagoya, Jepang, Sabtu, Sumaya akhirnya menang dalam tiga gim.

Sumaya membuka pertandingan dengan situasi yang tidak mudah. Quimcy langsung mengambil kendali permainan dan menciptakan keunggulan 5-1 pada gim pertama.

Keunggulan tersebut membuat Sumaya harus mengejar sejak awal. Ia mencoba memperkecil selisih angka, tetapi Quimcy mampu mempertahankan permainan hingga menutup gim pertama dengan skor 12-7.

Situasi berubah pada gim kedua. Sumaya tampil lebih tenang dan berhasil mengambil keunggulan awal 2-0. Quimcy kemudian memberikan perlawanan dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Baca Juga:  Hyperfuse 4.0, Hypersonic 3.0, dan Lunar 2.0 Jadi Andalan Baru Ortuseight di Lini Road Running

Setelah itu, kedua pemain terlibat dalam persaingan angka yang ketat. Tidak ada pemain yang mampu meninggalkan lawan terlalu jauh. Kedudukan bahkan kembali imbang pada 8-8.

Sumaya kemudian mendapatkan kesempatan untuk memimpin 9-8. Quimcy kembali menyamakan kedudukan menjadi 9-9, tetapi Sumaya mampu mempertahankan konsentrasinya.

Tiga poin beruntun berhasil diraih Sumaya. Ia pun menutup gim kedua dengan skor 12-9 dan menyamakan kedudukan pertandingan menjadi satu gim sama.

Gim ketiga menjadi penentu. Quimcy kembali tampil cepat dan langsung unggul 3-0. Sumaya harus kembali mengejar selisih angka.

Permainan menyerang dan servis kuat kemudian membantu Sumaya memperkecil ketertinggalan. Namun, Quimcy masih mampu menjaga keunggulan hingga skor mencapai 7-3.

Setelah time out, momentum pertandingan berbalik. Sumaya mampu mencetak empat angka berturut-turut untuk membuat skor menjadi 7-7.

Baca Juga:  Gol Bersejarah Ronaldo Warnai Kebangkitan Portugal, Tantang Spanyol di Babak 16 Besar

Kebangkitan tersebut berlanjut. Sumaya kemudian mendapatkan angka setelah bola lawan keluar sehingga berbalik unggul 8-7.

Atlet Indonesia itu semakin percaya diri dan terus memberikan tekanan. Keunggulan bertambah menjadi 10-7 sebelum akhirnya Sumaya memastikan kemenangan gim ketiga dengan skor 12-7.

Secara keseluruhan, Sumaya menang dengan skor 7-12, 12-9, 12-7. Hasil tersebut mengantarkannya ke final sekaligus memastikan Indonesia memperoleh setidaknya medali perak dari nomor tunggal putri teqball.

Perjalanan Sumaya menuju final tidak dimulai dengan mudah. Pada fase Grup B, ia mencatat kemenangan atas Dandal Kamar dari Lebanon dengan skor 12-9, 12-11.

Namun, Sumaya kemudian harus mengakui keunggulan Wai Khin Hnin dari Myanmar. Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 10-12, 8-12 untuk wakil Myanmar.

Baca Juga:  Benjamin Sesko Tak Bisa Bela Slovenia di UEFA Nations League, Ini Catatan Penampilannya Bersama Timnas

Sumaya kemudian bangkit saat bertemu Aidana Otorbaeva dari Kirgizstan. Dalam pertandingan tiga gim, ia menang dengan skor 6-12, 12-6, 12-6.

Hasil tersebut membuat Sumaya menempati posisi kedua Grup B. Ia kemudian melanjutkan perjuangan melalui babak repechage.

Pada babak tersebut, Sumaya menghadapi DY Koemyean dari Kamboja. Ia menang dua gim langsung dengan skor 12-8, 12-7 dan melanjutkan langkah ke semifinal.

Kemenangan atas Quimcy kemudian menjadi pencapaian berikutnya bagi Sumaya. Tiket final kini berada di tangannya dan ia memiliki kesempatan untuk memperebutkan medali emas pada nomor tunggal putri teqball Asian Games Aichi-Nagoya 2026.***

Add a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *