Gratis dan Instagramable Ini Cara Menikmati Fort Canning Tree Tunnel di Singapura

Indonesiaku.co – Fort Canning Park menjadi salah satu kawasan yang dapat masuk dalam daftar kunjungan wisatawan saat berada di Singapura. Selain menawarkan ruang terbuka hijau di tengah kota, tempat ini memiliki sejumlah lokasi yang menarik untuk dijelajahi, salah satunya Fort Canning Tree Tunnel.

Tree Tunnel dikenal sebagai salah satu spot foto populer di Fort Canning Park. Bentuknya berupa terowongan dengan tangga spiral yang berada di bawah bingkai kanopi pepohonan hijau.

Perpaduan tangga dan pepohonan tersebut menghasilkan tampilan yang menarik ketika digunakan sebagai latar foto. Tidak heran jika lokasi ini menjadi salah satu bagian Fort Canning Park yang banyak dicari wisatawan.

Untuk wisatawan yang ingin mengunjungi Tree Tunnel, akses dapat dilakukan melalui Dhoby Ghaut Station. Pengunjung dapat turun di stasiun tersebut dan menggunakan Exit B untuk menuju kawasan yang lebih dekat dengan spot Tree Tunnel.

Baca Juga:  Air Terjun Blang Kolam Kini Tawarkan Canyonering, Wisata Petualangan di Aceh Utara

Alternatif lainnya adalah menggunakan Fort Canning Station melalui Exit B. Dari stasiun tersebut, wisatawan dapat mengakses kawasan Fort Canning Park dan melanjutkan perjalanan menuju area bukit.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan ketika mengunjungi Tree Tunnel adalah kepadatan pengunjung. Karena menjadi spot foto populer, wisatawan disarankan datang pada pagi hari agar tidak perlu menunggu terlalu lama apabila terjadi antrean.

Selain Tree Tunnel, Fort Canning Park memiliki berbagai daya tarik lain. Pengunjung dapat menemukan Fort Gate yang merupakan sisa gerbang dan benteng tua peninggalan militer Inggris.

Ada pula Sally Port, lorong batu kuno yang memiliki tampilan vintage. Pada masa lalu, tempat tersebut digunakan sebagai jalur akses rahasia menuju kawasan benteng.

Baca Juga:  Thailand dan Malaysia Jadi Wakil Grup B di Semifinal Piala AFF 2026

Bagi wisatawan yang ingin melihat area dengan tanaman rempah, Spice Garden dapat menjadi pilihan. Area tersebut berisi replika tanaman rempah-rempah yang berkaitan dengan peninggalan Sir Stamford Raffles.

Fort Canning Park juga menjadi tempat yang dapat dikunjungi bersama keluarga. Jubilee Park menyediakan area taman bermain anak dengan fasilitas seperti perosotan dan trampolin.

Sementara itu, wisatawan yang tertarik dengan sejarah Perang Dunia II dapat mengenal Battlebox. Tempat tersebut merupakan bunker bawah tanah yang dahulu digunakan sebagai pusat komando militer Inggris. Beberapa bagian Battlebox memiliki ketentuan berbayar atau membutuhkan registrasi.

Area taman Fort Canning Park sendiri dapat dikunjungi setiap hari selama 24 jam. Pengunjung dapat menikmati kawasan hijau tanpa harus membayar tiket masuk untuk area tamannya.

Baca Juga:  LEGOLAND Japan Nagoya, Destinasi Impian Anak untuk Bermain dan Berkreasi

Meski demikian, wisatawan sebaiknya menyiapkan perlengkapan yang sesuai. Karena terdapat jalur menanjak dan tangga, pakaian nyaman akan membantu selama berjalan-jalan. Payung dan air minum juga dapat dibawa karena kondisi cuaca Singapura cukup lembap.

Fort Canning Park menjadi pilihan menarik bagi wisatawan yang ingin menggabungkan aktivitas jalan-jalan dan berburu foto. Tree Tunnel dapat menjadi tujuan utama, sementara sejumlah peninggalan sejarah dan area taman lainnya bisa dijelajahi dalam satu kunjungan.

Dengan akses MRT yang mudah dan area taman yang dapat dikunjungi secara gratis, Fort Canning Park menawarkan alternatif wisata di tengah pusat Kota Singapura. Wisatawan dapat menikmati suasana hijau sekaligus menemukan sisi sejarah Singapura dalam satu kawasan.***

Add a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *