KRL Bogor Sempat Terganggu, 21 Perjalanan Terlambat hingga 48 Menit

Indonesiaku.co – Gangguan perjalanan Commuter Line Bogor terjadi setelah rangkaian Commuter Line No. 1203 relasi Bogor-Jakarta Kota mengalami anjlok pada Jumat pagi.

Peristiwa tersebut membuat KAI Commuter harus melakukan rekayasa pola operasi terhadap sejumlah perjalanan untuk mendukung proses penanganan dan evakuasi.

Manager Public Relations KAI Commuter Leza Arlan mengatakan dampak gangguan tersebut menyebabkan sebanyak 21 perjalanan Commuter Line Bogor mengalami keterlambatan. Waktu keterlambatan berkisar antara 15 hingga 48 menit.

Keterlambatan terjadi selama proses penanganan rangkaian kereta yang mengalami anjlok di Stasiun Jakarta Kota. Agar perjalanan tetap dapat berlangsung, KAI Commuter menerapkan sejumlah perubahan pola operasi.

Beberapa perjalanan yang seharusnya berakhir di Stasiun Jakarta Kota harus berhenti lebih awal. Commuter Line No. 1205 relasi Bogor-Jakarta Kota, misalnya, hanya berjalan sampai Stasiun Jayakarta sebelum kembali menuju Stasiun Bogor.

Baca Juga:  Sampel Makanan MBG di Sumbawa Diperiksa, BGN Tunggu Hasil Penelusuran

Penyesuaian serupa diberlakukan terhadap Commuter Line No. 1505 relasi Nambo-Jakarta Kota. Perjalanan kereta tersebut hanya sampai Stasiun Jayakarta dan kemudian kembali menuju Stasiun Nambo.

Commuter Line No. 1209 relasi Bogor-Jakarta Kota juga mengalami pola operasi yang sama. Kereta hanya melayani perjalanan sampai Stasiun Jayakarta sebelum kembali ke Stasiun Bogor.

Sementara itu, sejumlah perjalanan lainnya hanya sampai Stasiun Manggarai. Perjalanan tersebut mencakup Commuter Line No. 1217, No. 1219, No. 1225, dan No. 1233 yang masing-masing berangkat dari Bogor menuju Jakarta Kota.

Selain empat perjalanan tersebut, Commuter Line No. 1215 relasi Bogor-Jakarta Kota juga hanya sampai Stasiun Jayakarta sebelum kembali menuju Stasiun Bogor.

Baca Juga:  Momen Jokowi Balik Badan Tunjukkan Ijazah kepada Pengunjung Sidang di PN Jaktim

KAI Commuter juga melakukan penyesuaian pada perjalanan yang memiliki relasi Bogor-Manggarai. Commuter Line No. 1021 tidak melanjutkan perjalanan hingga Manggarai dan hanya sampai Stasiun Depok.

Adapun perjalanan Commuter Line No. 1022 dengan relasi Manggarai-Bogor dibatalkan.

Rekayasa perjalanan tersebut dilakukan selama proses penanganan dan evakuasi rangkaian kereta yang mengalami anjlok. Penyesuaian menjadi langkah operasional agar perjalanan Commuter Line lainnya tetap dapat diatur di tengah adanya gangguan pada area Stasiun Jakarta Kota.

Setelah proses evakuasi selesai, operasional layanan Commuter Line Bogor akhirnya kembali normal. Leza mengatakan pola operasi perjalanan dan layanan naik-turun pengguna di Stasiun Jakarta Kota telah dapat kembali dilayani melalui seluruh peron pada pukul 10.30 WIB.

Normalisasi layanan tersebut mengakhiri rangkaian penyesuaian perjalanan yang dilakukan sejak terjadinya gangguan. KAI Commuter kemudian berfokus menekan keterlambatan yang masih mungkin terjadi sebagai dampak lanjutan.

Baca Juga:  Temuan CCTV Bikin Komisi XIII Pertanyakan Informasi soal Fasilitas Lapas Cibinong

Leza menyampaikan permintaan maaf kepada pengguna atas ketidaknyamanan akibat gangguan perjalanan tersebut. KAI Commuter juga menyatakan terus berupaya memaksimalkan pelayanan kepada pengguna.

Gangguan perjalanan KRL pada jam operasional dapat memberikan dampak berantai terhadap perjalanan masyarakat. Karena itu, proses evakuasi dan pemulihan operasional menjadi bagian penting untuk memastikan perjalanan kereta kembali berjalan normal.

Dengan selesainya evakuasi dan kembali normalnya layanan, perjalanan Commuter Line Bogor menuju Stasiun Jakarta Kota dapat kembali dilakukan. Pengguna juga sudah dapat menggunakan seluruh peron stasiun untuk layanan naik dan turun penumpang.***

Add a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *