Tiba di Jawa Timur, Presiden Prabowo Dijadwalkan Tutup Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama

Indonesiaku.co – Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Jawa Timur pada Senin pagi untuk menghadiri penutupan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Jombang.

Presiden dijadwalkan menghadiri agenda tersebut setelah sebelumnya membuka Muktamar NU pada Jumat (27/8).

Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, rombongan terbatas Presiden dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Juanda, Kabupaten Sidoarjo, sekitar pukul 09.30 WIB. Dari bandara, Presiden bersama rombongan akan melanjutkan perjalanan menuju Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang.

Kunjungan Presiden tersebut menunjukkan perhatian terhadap pelaksanaan Muktamar NU sekaligus penghormatan terhadap organisasi yang mempunyai perjalanan panjang dalam sejarah Indonesia. NU merupakan salah satu organisasi kemasyarakatan Islam besar yang memiliki peran penting dalam kehidupan sosial dan kebangsaan.

Baca Juga:  Siapa Saja yang Berhak Mendapat Bansos Beras 30 Kilogram?

Dalam perjalanan menuju Jawa Timur, sejumlah pejabat negara turut mendampingi Presiden. Mereka adalah Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Sebelumnya, Prabowo telah hadir dalam pembukaan Muktamar Ke-35 NU pada Jumat. Dalam sambutannya ketika membuka kegiatan tersebut, Presiden menyampaikan penghargaan terhadap kontribusi NU dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia.

Prabowo mengatakan NU merupakan institusi bersejarah yang memiliki jasa besar dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia. Menurutnya, keberadaan NU memiliki hubungan erat dengan berbagai peristiwa penting yang membentuk perjalanan bangsa.

Presiden juga menyoroti kehadiran NU dalam berbagai kondisi yang dihadapi Indonesia. Ia menyebut NU selalu hadir ketika bangsa menghadapi berbagai krisis. Menurut Prabowo, organisasi tersebut turut berperan dalam menjaga stabilitas, keamanan, perdamaian, dan masa depan Indonesia.

Baca Juga:  Arema FC Sambut Kebijakan Suporter Tamu, tetapi Minta Persik Tak Datang ke Kanjuruhan

Pernyataan tersebut menjadi salah satu pesan penting yang disampaikan Presiden dalam pembukaan Muktamar. Peran organisasi masyarakat, termasuk organisasi keagamaan, dinilai penting dalam membangun kehidupan bangsa yang stabil dan damai.

Penutupan Muktamar Ke-35 NU di Jombang menjadi kelanjutan dari rangkaian kegiatan organisasi tersebut. Agenda ini juga menjadi kesempatan bagi Presiden untuk kembali bertemu dengan jajaran dan anggota NU setelah sebelumnya menghadiri pembukaan Muktamar.

Kehadiran kepala negara pada dua momentum tersebut menunjukkan hubungan yang cukup erat antara pemerintah dan NU dalam konteks kehidupan kebangsaan. Pemerintah memberikan penghormatan terhadap peran NU, khususnya kontribusinya dalam sejarah perjuangan dan kehidupan masyarakat Indonesia.

Perjalanan Presiden ke Jawa Timur pada Senin pagi dilakukan dengan rombongan terbatas. Setibanya di Bandara Internasional Juanda, Presiden akan melanjutkan perjalanan menuju Jombang untuk menghadiri acara penutupan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.

Baca Juga:  MBG Jadi Strategi Pemerintah Tingkatkan Kualitas Generasi Indonesia

Dengan agenda tersebut, penutupan Muktamar Ke-35 NU menjadi salah satu kegiatan penting yang dihadiri langsung Presiden Prabowo. Kehadiran tersebut sekaligus menjadi bentuk penghargaan pemerintah terhadap perjalanan panjang NU sebagai bagian dari kehidupan sosial dan kebangsaan Indonesia.***

Add a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *