Indonesiaku.co – Marc Marquez masih kokoh memimpin klasemen sementara MotoGP 2026 menjelang balapan di Sirkuit Lusail, Doha.
Pembalap Ducati Lenovo tersebut telah mengumpulkan 399 poin dan memiliki keunggulan 44 poin atas Jorge Martin yang berada di posisi kedua.
Meski demikian, Marquez menegaskan bahwa persaingan belum berakhir dan dirinya masih harus menyelesaikan pekerjaan pada seri-seri berikutnya.
Keunggulan poin tersebut membuat Marquez memiliki peluang besar untuk kembali meraih gelar juara dunia.
Bahkan, ia berkesempatan mengamankan gelar apabila mampu memetik kemenangan dalam MotoGP Qatar yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu.
Balapan ini menjadi salah satu kesempatan penting bagi pembalap asal Spanyol tersebut untuk memperkuat posisinya di puncak klasemen.
Namun, Marquez tidak ingin terlalu cepat merasa puas dengan pencapaiannya sejauh ini.
Melalui pernyataan yang dikutip dari laman Ducati Lenovo, ia menyampaikan bahwa timnya perlu memikirkan situasi secara menyeluruh karena musim telah memasuki tahap akhir.
Jumlah seri yang tersisa semakin sedikit, tetapi masih ada banyak momen yang harus mereka hadapi.
Sikap tersebut menunjukkan bahwa Marquez tetap memperhitungkan kemungkinan perubahan dalam persaingan.
Walaupun unggul cukup jauh dari pesaing terdekat, ia menyadari bahwa pekerjaan belum selesai.
Karena itu, setiap balapan yang tersisa tetap perlu dijalani dengan fokus agar peluang meraih gelar dunia tidak terlewatkan.
Perhatian kini tertuju pada MotoGP Qatar di Sirkuit Lusail.
Marquez datang dengan modal positif setelah memenangkan balapan di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada Minggu (1/11).
Kemenangan tersebut menjadi hasil penting sebelum dirinya menghadapi seri berikutnya dalam upaya mengejar gelar kedelapan di kelas MotoGP.
Sementara itu, Jorge Martin masih berada di peringkat kedua dengan selisih 44 poin dari Marquez.
Pembalap Aprilia Racing tersebut sebelumnya tidak dapat mengikuti MotoGP Malaysia karena kondisi tubuhnya belum cukup fit.
Ia masih menjalani proses pemulihan cedera pada lengan setelah mengalami kecelakaan dalam MotoGP Australia.
Situasi kedua pembalap tersebut menjadi salah satu hal yang menarik menjelang GP Qatar.
Marquez memiliki keunggulan dalam perolehan poin dan baru saja mendapatkan hasil positif di Malaysia.
Sebaliknya, Martin harus melewatkan satu seri karena kondisi fisiknya belum pulih dengan baik.
Meski demikian, Marquez tetap menempatkan perhatian pada pekerjaannya sendiri.
Ia tidak menganggap keunggulan klasemen sebagai jaminan bahwa gelar sudah berada dalam genggaman.
Kemenangan di Qatar akan menjadi peluang besar untuk semakin mendekatkan dirinya pada target juara dunia.
Dengan perolehan 399 poin, keunggulan 44 poin, serta hasil positif dari Malaysia, Marquez memiliki modal penting untuk menghadapi balapan di Lusail.
Namun, ia tetap menegaskan bahwa perjuangan belum selesai.
Fokus pada seri yang tersisa menjadi hal utama bagi pembalap Ducati Lenovo tersebut.***