Indonesiaku.co – Tim Nasional Indonesia memasuki ASEAN Hyundai Cup 2026 dengan optimisme tinggi setelah pelatih John Herdman menetapkan daftar final berisi 26 pemain terbaik yang akan tampil sepanjang turnamen.
Skuad kali ini didominasi pemain-pemain yang tampil konsisten di kompetisi domestik. Persib Bandung menjadi klub dengan kontribusi terbesar setelah mengirimkan tujuh pemain, sedangkan Persija Jakarta menyusul dengan enam pemain.
Kehadiran para pemain dari dua klub papan atas tersebut diharapkan mampu memperkuat kekompakan permainan Garuda karena sebagian besar telah memiliki pengalaman bermain bersama di level tertinggi kompetisi nasional.
Nama-nama seperti Marc Klok, Thom Haye, Beckham Putra, Saddil Ramdani, Sandy Walsh, hingga Ragnar Oratmangoen dipastikan menjadi bagian penting dalam strategi John Herdman.
Di sisi lain, Persija Jakarta juga menyumbangkan pemain-pemain berpengalaman seperti Rizky Ridho, Jordi Amat, Shayne Pattynama, Nadeo Argawinata, Dony Tri Pamungkas, dan Rayhan Hannan.
Selain mengandalkan pemain domestik, Indonesia tetap mempertahankan beberapa pemain diaspora yang bermain di luar negeri. Marselino Ferdinan kembali dipercaya setelah tampil bersama Oxford United, sedangkan Justin Hubner dan Mitchell Baker turut memperkuat skuad Garuda.
Perpaduan pemain senior, pemain muda, serta diaspora menjadi kekuatan utama Indonesia pada turnamen kali ini.
ASEAN Hyundai Cup 2026 akan berlangsung hingga 26 Agustus dan mempertemukan negara-negara terbaik di kawasan Asia Tenggara.
Indonesia berada di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste. Persaingan diprediksi berlangsung ketat mengingat seluruh tim memiliki target lolos ke babak berikutnya.
Laga pertama melawan Kamboja di Stadion Pakansari menjadi kesempatan bagi Garuda untuk membuka turnamen dengan kemenangan. Setelah itu Indonesia akan menghadapi Timor Leste, Vietnam, dan Singapura.
Sepanjang sejarah turnamen, Indonesia dikenal sebagai salah satu tim yang paling sering mencapai final, tetapi belum pernah meraih gelar juara. Enam kali menjadi runner-up menjadi catatan yang ingin segera diakhiri.
Dengan komposisi skuad yang lebih merata, pengalaman internasional sejumlah pemain, serta persiapan yang dilakukan sejak awal bulan di Bali, Timnas Indonesia memiliki modal cukup kuat untuk bersaing memperebutkan gelar.
Kini seluruh perhatian pecinta sepak bola Indonesia tertuju kepada perjuangan Garuda. Harapannya, ASEAN Hyundai Cup 2026 menjadi momen bersejarah ketika Indonesia akhirnya mampu mengangkat trofi juara yang selama ini selalu berada begitu dekat namun belum pernah berhasil diraih.***